Ternate, Transtimur.com – Pelaksanaan kegiatan Bimbingan Teknis Sistim Informasi Kearsipan Dinamis Terintegrasi (Srikandi) yang diselenggarakan oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Halmahera Tengah, merupakan langkah strategis untuk meningkatkan tata kelola kearsipan dan percepatan penerapan sistem Administrasi pemerintahan berbasis elektronik (SPBE).
kegiatan tersebut, dibuka langsung oleh Bupati Halmahera Tengah, Ikram Malan Sangadji, pada 24 September 2025 yang juga dihadiri oleh Wakil Bupati Ahlan Djumadil, bersama beberapa pimpinan OPD, dan resmi ditutup oleh Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan, Nurjana Mandar, Jumat (26/09/2025) yang bertempat di Hotel Bella Ternate.
Tindak lanjut dan rekomendasi Bimtek ini, menghasilkan tujuh rekomendasi yang dibacakan oleh Admin Srikandi Halteng, yang juga sebagai Plt. Kepala Dinas Kominfo Halmahera Tengah, Andi Ismail Akbar, yaitu:
- Melakukan monitoring (pemantauan) dan evaluasi.
- Peningkatan kapasitas SDM dengan Pelatihan lanjutan dan pendampingan Teknis.
- Mengajukan komitmen dan dukungan dari pimpinan OPD.
- Memperkuat infrastruktur teknologi informasi pendukung, termasuk jaringan internet dan perangkat keras, agar kinerja sistem optimal.
- Penyusunan regulasi daerah.
- Melakukan sosialisasi dan monitoring agar manfaat Srikandi tidak hanya pada tingkat teknis, tetapi juga menjadi budaya kerja baru dalam pengelolaan arsip.
- Menjelaskan mekanisme pelaporan dan pertanggungjawaban secara digital untuk mendukung transparansi dan akuntabilitas tata kelola arsip.
“Rekomendasi ini penting untuk mewujudkan Transformasi digital yang maksimal dalam sistem kearsipan daerah melalui aplikasi Srikandi sebagai Bagian dari sistem Pemerintahan berbasis Elektornik dan Reformasi Birokrasi,” pungkas Admin Andi Ismail.
Sementara itu, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Halteng, Nurjana Mandar pada berbagai penutupan acara Bimtek mengatakan, bahwa rekomendasi yang telah dibacakan oleh Admin Srikandi merupakan suatu dasar atau fondasi dari kegiatan selama tiga hari ini.
Lanjut Kadis menyambungkan, bahwa rekomendasi hasil kegiatan selama tiga hari ini akan disampaikan kepada Bupati yang dimana ada poin-poin tertentu yang harus ditindak lanjuti, yang mana untuk memaksimalkan penerapan Aplikasi Srikandi pada cakupan Pemda Halteng.
Sebagai penyelenggara OPD, beliau juga menyampaikan terimakasih yang sebesar-besarnya atas partisipasi dan dukungan dalam pembangunan Aplikasi Srikandi ke depan.
“Kami yakin bahwa dengan kolaborasi yang solid serta semangat saling memotivasi, kita dapat mewujudkan pengelolaan kearsipan yang modern, efektif, dan bermanfaat untuk daerah yang kita cintai,” tutupnya.
Sekedar informasi, diketahui bahwa pada momen kegiatan penutupan tersebut, dirangkaikan dengan penyerahan penghargaan Admin dan OPD Terbaik. Penghargaan ini diberikan kepada individu yang ditunjuk sebagai administrator di Organisasi Perangkat Daerah (OPD) masing-masing.
Mereka dinilai memiliki kinerja terbaik dalam mengelola dan memastikan kelancaran penggunaan aplikasi Srikandi. Diantaranya, Admin Srikandi Terbaik Pada OPD jatuh kepada Muhammad Amin Jiko, dari (Dinas Sosial). Kemudian, Fina R Angkotasana dari (RSUD), Apriyani dari (Inspektorat). Dan selanjutnya, Penghargaan OPD Terbaik dari Kecamatan Pulau Gebe, Dinas Perumahan dan Pemukiman, dan Bagian ekonomi dan Pembangunan.












