Halsel, Trastimur.com – Memasuki awal tahun 2026, Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Bacan mengeluarkan pernyataan sikap tegas sebagai catatan kritis bagi jalannya roda pemerintahan di Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel). HMI mengajak seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk memprioritaskan penerapan konsep Agromaritim secara nyata guna mewujudkan visi-misi Bupati Hasan Ali Bassam Kasuba dan Wakil Bupati Helmi Umar Muchsin, pada Rabu (07/01/2026).
Ketua bidang PTKP HMI Cabang Bacan, Askun Usman, menilai bahwa sektor agromaritim merupakan tulang punggung ekonomi daerah yang harus dikelola secara terintegrasi antara potensi pertanian dan kelautan. Pada apel perdana 5 Januari 2026, Wakil Bupati Helmi Umar Muchsin sendiri telah memberikan teguran keras kepada sejumlah pimpinan OPD yang dinilai belum mampu menerjemahkan visi besar tersebut ke dalam program kerja konkret.
“Kami melihat masih ada ketimpangan antara visi pimpinan daerah dengan implementasi di tingkat OPD. Padahal, APBD Halsel 2026 telah diproyeksikan sebesar Rp3,1 Triliun dengan fokus utama pada ekonomi berkelanjutan berbasis agromaritim,” ujar Askun dalam rilis resminya.
HMI menegaskan akan terus mengawal janji politik pemerintah daerah dan memastikan bahwa visi menjadikan Halmahera Selatan sebagai Poros Agromaritim di Maluku Utara bukan sekadar formalitas.
“Januari 2026 ini harus menjadi momentum akselerasi. OPD tidak boleh lagi santai jika ingin visi kesejahteraan masyarakat berbasis potensi lokal benar-benar terwujud,” tegas Kabid PTKP.
Beberapa poin krusial yang ditekankan HMI dalam catatan awal tahun ini meliputi:
- Integrasi Sektor Unggulan: OPD teknis diharapkan tidak lagi bekerja secara sektoral (egosektoral), melainkan harus membangun kolaborasi antara sektor pertanian dan perikanan sebagai satu kesatuan ekosistem ekonomi.
- Hilirisasi Produk Lokal: Mendorong pemanfaatan teknologi tepat guna untuk mengolah hasil tani dan laut agar memiliki nilai tambah sebelum dipasarkan ke luar daerah.
- Optimalisasi Anggaran: Mengingat adanya pengurangan dana Transfer Ke Daerah (TKD) tahun 2026, HMI mendesak OPD untuk lebih inovatif dalam menggali Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui sektor agromaritim yang berkelanjutan.












