Halteng, Transtimur.com – Bupati Halmahera Tengah, Ikram Malan Sangadji, dan jajarannya melakukan kunjungan kerja dan audiensi di Balai Kementerian Koperasi yang berlokasi di Jl. H.R. Rasuna Said Kav. 3–4, Karet Kuningan, Setiabudi, Jakarta Selatan, DKI Jakarta, Rabu (04/02/2025) kemarin.
Audiensi ini bertujuan, untuk melakukan sinergi lintas sektor guna memperkuat program koperasi sebagai pilar utama pertumbuhan ekonomi di Halmahera Tengah.
Setibanya Bupati dan rombongan di kantor Kementerian Koperasi, diterima langsung oleh Menteri Koperasi, Ferry Joko Juliantono, di lantai 8 gedung kementerian.
Dalam kunjungan ini, Bupati didampingi oleh sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Halmahera Tengah guna memastikan program-program yang dibahas dapat segera diimplementasikan di tingkat daerah.
Dalam pertemuan ini, Menteri Koperasi menyampaikan apresiasi atas komitmen Pemerintah Kabupaten Halmahera Tengah dalam memberdayakan Koperasi sebagai pilar utama pertumbuhan ekonomi kerakyatan.
Menteri Koperasi memaparkan bahwa Program Prioritas Nasional Koperasi Merah Putih hingga akhir tahun telah membangun sekitar 89.000 koperasi di seluruh Indonesia, dengan 28.000 unit lainnya masih dalam proses pembangunan dan sebagian telah beroperasi. Program ini merupakan implementasi semangat Pasal 33 UUD 1945, di mana koperasi berperan sebagai instrumen pemerataan ekonomi dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Lebih lanjut disampaikan, koperasi harus dikelola sebagai badan usaha yang sehat, produktif, serta memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Koperasi diharapkan mampu menjadi pusat pertumbuhan ekonomi desa, mempercepat perputaran ekonomi lokal, sekaligus menekan angka kemiskinan serta membebaskan masyarakat dari praktik rentenir, tengkulak, dan pinjaman online ilegal.
Dalam mendukung hal tersebut, pemerintah pusat terus mendorong percepatan pembangunan fisik koperasi melalui Instruksi Presiden, penguatan badan hukum koperasi yang kini telah mencapai lebih dari 83 ribu unit, serta penerapan digitalisasi dalam sistem pengelolaan koperasi modern. Koperasi juga kini diberikan peluang untuk mengelola SPBU Nelayan yang dilengkapi dengan pabrik es batu guna mendukung sektor perikanan.
Bupati Halmahera Tengah, Ikram Malan Sangadji, menyampaikan kesiapan pemerintah daerah dalam mendukung penuh pengembangan Koperasi Merah Putih, baik melalui dukungan infrastruktur dari APBN yang diperkuat dengan APBD, maupun melalui berbagai program daerah.
Bupati juga memaparkan capaian daerah, di antaranya ketersediaan listrik yang saat ini surplus sebesar 8,5 megawatt dari IWIP serta tambahan 2,5 megawatt yang direncanakan melalui penandatanganan nota kesepahaman pada 20 Februari mendatang.
Selain itu, Pemerintah Daerah Halmahera Tengah juga tengah menjalankan program pembangunan 2.481 rumah layak huni bagi masyarakat, meskipun masih menghadapi kendala distribusi air minum di sejumlah wilayah.
Dalam audiensi tersebut disepakati pula bahwa setiap koperasi desa akan mendapatkan pendampingan khusus guna memastikan operasional koperasi berjalan optimal, profesional, dan berkelanjutan.