Ternate, Transtimur.com – Tahapan Kongres IV dan peringatan Dies Natalis ke-66 Himpunan Pelajar Mahasiswa Sula (HPMS) yang berlangsung di Asrama Haji Kota Ternate Maluku Utara, sejak Minggu 11 Januari resmi berakhir pada Selasa pagi, 13 Januari 2026.
Forum tertinggi organisasi yang menjadi momentum penting dalam meneguhkan arah perjuangan dan konsolidasi organisasi mahasiswa Sula di tingkat nasional tersebut, telah melahirkan nahkoda yang baru.
Pada Kongres HPMS yang ke-IV itu berhasil merumuskan dan menetapkan sejumlah dokumen strategis organisasi, mulai dari Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART), Garis Besar Kebijakan Organisasi (GBKO), atribut organisasi, program kerja, hingga rekomendasi strategis yang akan menjadi pijakan gerak HPMS lima tahun ke depan.
Melalui Sidang Pleno Kongres yang berlangsung secara demokratis dan penuh musyawarah, Drs. H. Iqbal Ruray secara resmi ditetapkan sebagai Formature sekaligus Ketua Umum Pengurus Pusat HPMS periode 2026–2031. Penetapan tersebut dilakukan secara aklamasi, menandai kuatnya kepercayaan dan harapan kader HPMS dari berbagai cabang terhadap kepemimpinan yang akan dijalankan.
Dalam pernyataannya usai penetapan, Iqbal Ruray menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih yang mendalam kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi menyukseskan pelaksanaan Kongres IV HPMS. Ia menilai, keberhasilan kongres bukan semata hasil kerja panitia, melainkan buah dari kebersamaan dan komitmen kolektif seluruh elemen organisasi.
“Saya menyampaikan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada panitia, pimpinan sidang, seluruh peserta kongres, para senior, alumni, serta seluruh kader HPMS di mana pun berada. Panitia telah bekerja dengan penuh dedikasi, dan dengan dukungan semua pihak, seluruh agenda Kongres IV HPMS dapat terlaksana dengan lancar, aman, tertib, serta penuh semangat persaudaraan,” ujar Iqbal.
Ia juga menegaskan bahwa amanah kepemimpinan yang diberikan merupakan tanggung jawab besar yang harus dijalankan secara kolektif, inklusif, dan berorientasi pada kemajuan organisasi serta kepentingan masyarakat Kepulauan Sula.
“Kepemimpinan ini bukan tentang individu, tetapi tentang ikhtiar bersama untuk merawat identitas HPMS sebagai organisasi kader dan organisasi perjuangan. Saya mengajak seluruh elemen HPMS untuk menanggalkan sekat-sekat perbedaan, memperkuat persatuan, dan bersama-sama mewariskan nilai perjuangan kepada generasi selanjutnya,” tambahnya.
Rangkaian Kongres IV HPMS diawali dengan kegiatan Jalan Sehat pada Sabtu, 11 Januari 2026, pukul 06.30–11.00 WIT. Kegiatan tersebut melibatkan ratusan masyarakat Kepulauan Sula, Mangoli, dan Taliabu yang berdomisili di Kota Ternate, sekaligus menjadi simbol kebersamaan dan keterbukaan HPMS dengan masyarakat.
Pada malam harinya, digelar Pembukaan Kongres IV dan Dies Natalis ke-66 HPMS yang dirangkaikan dengan Silaturahmi Masyarakat Sula se-Indonesia, bertempat di Aula Raudhah Asrama Haji Maluku Utara. Acara berlangsung khidmat dan sarat makna kebangsaan serta kekeluargaan.
Sejumlah tokoh penting turut hadir dalam pembukaan tersebut, di antaranya Wakil Gubernur Maluku Utara H. Sarbin Sehe, Bupati Buru Ikram Umasugi, dan Bupati Halmahera Tengah Ikram Malan Sangaji, bersama ribuan masyarakat Kepulauan Sula, baik yang berdomisili di Kota Ternate, datang langsung dari Sanana, maupun diaspora Sula dari berbagai daerah di Indonesia.
Dengan berakhirnya Kongres IV, HPMS diharapkan mampu melangkah lebih solid dalam menjawab tantangan zaman, memperkuat peran intelektual mahasiswa, serta terus hadir sebagai mitra kritis dan konstruktif bagi pembangunan daerah dan bangsa.














