Bupati Halteng, Resmi Buka Diklat Paskibraka 60 Peserta Terpilih

Halteng, Transtimur.com – Bupati Halmahera Tengah (Halteng), Ikram Malan Sangadji, didampingi Wakil Bupati, Ahlan Djumadil, bersama Sekda Bahri Sudirman, menghadiri acara pembukaan pendidikan dan pelatihan pasukan pengibar bendera pusaka (Diklat Paskibraka) tingkat Kabupaten Halmahera Tengah tahun 2025.

Amatan media ini, acara ini digelar setelah dari penyambutan Wakil Menteri Transmigrasi RI. Kegiatan tersebut bertempat di Pendopo Falcilno Weda, pada Kamis, (17/7/2025) sore.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Ikram Malan Sangadji, membuka secara resmi pendidikan dan pelatihan pasukan pengibar bendera pusaka tingkat Kabupaten Halmahera Tengah tahun 2025.

Peserta dalam kegiatan ini, berjumlah 60 Siswa-siswi terbaik tingkat SMA/SMK/MA sederajat hasil seleksi dari seluruh kecamatan Halteng. Siswa-siswi ini terdiri dari, 32 orang putra dan 28 orang putri.

Dalam sambutannya, Bupati Halmahera Tengah, Ikram Malan Sangadji, menyampaikan ucapan selamat kepada 60 orang peserta didik yang terpilih menjadi calon anggota Pasukan Pengibar Bendera Merah Putih Kabupaten Halmahera Tengah tahun 2025.

“Tentunya kalian merupakan putra putri terbaik Kabupaten Halmahera Tengah yang telah dinyatakan lulus seleksi dengan berbagai proses dan tahapan yang telah di lalui,” tuturnya.

Beliau menambahkan, sehingga mereka pada hari ini mulai dididik dan dilatih sebagai pasukan pengibar bendera merah putih pada peringatan hari ulang tahun proklamasi kemerdekaan Republik Indonesia RI ke-80 pada tanggal 17 Agustus 2025 yang akan datang.

“Hari ini merupakan kehormatan dan kebanggaan bagi kalian, sekolah dan orang tua kalian,” ujar Bupati.

Bupati Ikram Malan Sangadji berpesan, agar 60 peserta terbaik ini dapat berlatih dengan sungguh-sungguh serta tekuni dan serius.

“Patuhi dan ikuti semua pesan dan instruksi pelatih. Jaga kedisiplinan, perhatikan kesehatan dan tetap jaga kekompakan sebagai team work. Hanya dengan modal itu, anak-anak semua insya Allah dapat melaksanakan tugas dengan baik,” ungkapnya.

Selain itu, beliau juga berharap kepada Panitia, agar antisipasi sedini mungkin factor-faktor non teknis yang bisa mengganggu proses pelaksanaan pengibaran bendera nantinya dan sejumlah kejadian lain yang tidak kita inginkan.

“Jaga kesehatan, sehingga momen yang sakral ini dapat berjalan dengan lancar dan sukses,” tutupnya.