Jakarta,transtimur.com – Pegawai Negeri Sipil (PNS) golongan IV saat ini menerima gaji paling tinggi di antara golongan lainnya, dengan gaji mencapai Rp 6,3 juta per bulan. Namun, dengan diberlakukannya sistem gaji tunggal atau single salary, PNS golongan ini berpotensi menerima gaji pokok hingga Rp 11 juta.
Sistem single salary tidak hanya mengatur gaji pokok, tetapi juga mencakup dua tunjangan lainnya:
Tunjangan Kinerja: Diberikan sebesar 5 persen dari gaji pokok.
Tunjangan Kemahalan: Disesuaikan dengan indeks harga kemahalan daerah masing-masing.
Dengan sistem baru ini, total kompensasi PNS dapat jauh melebihi gaji pokok saat ini. Rilis terbaru dari Badan Kepegawaian Negara (BKN) memberikan rincian gaji pokok dalam sistem single salary sebagai berikut:
Jabatan Administrasi (JA):
JA-1: Rp2.472.000
JA-2: Rp2.602.600
JA-3: Rp2.702.200
JA-4: Rp2.806.100
JA-5: Rp3.465.400
JA-6: Rp3.601.300
JA-7: Rp4.403.000
JA-8: Rp4.550.600
JA-9: Rp5.351.200
JA-10: Rp5.521.800
JA-11: Rp5.699.700
JA-12: Rp5.885.200
Jabatan Fungsional (JF):
JF-4: Rp3.567.442
JF-5: Rp3.776.631
JF-6: Rp4.138.518
JF-7: Rp4.882.742
JF-8: Rp5.237.962
JF-9: Rp5.419.160
JF-10: Rp5.653.378
JF-11: Rp5.837.962
JF-12: Rp6.153.375
JF-13: Rp6.497.378
JF-14: Rp6.791.980
JF-15: Rp7.288.336
JF-16: Rp7.838.728
JF-17: Rp8.138.728
JF-18: Rp8.559.502
JF-19: Rp8.749.198
JF-20: Rp8.944.822
Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT):
JPT-16: Rp8.539.000
JPT-17: Rp8.539.000
JPT-18: Rp9.153.900
JPT-19: Rp9.461.400
JPT-20: Rp9.768.900
JPT-21: Rp10.076.400
JPT-22: Rp10.383.800
JPT-23: Rp10.691.300
JPT-24: Rp10.998.800
JPT-25: Rp11.306.300
JPT-26: Rp11.613.700
JPT-27: Rp11.921.200
Sistem single salary dijadwalkan mulai diterapkan pada tahun 2024. Namun, pada tahap awal, hanya 15 instansi yang akan menerapkannya, yaitu PPATK, KPK, BPS, LAN, Kemendagri, Basarnas, Provinsi Jawa Barat, Provinsi Sulawesi Selatan, Kabupaten Banyuwangi, Kabupaten Badung, Kabupaten Manggarai, Kabupaten Manggarai Barat, Kota Sukabumi, Kota Sorong, dan Kementerian Agama.
Dengan perubahan ini, diharapkan PNS tidak hanya mendapatkan kompensasi yang lebih baik, tetapi juga termotivasi untuk meningkatkan kinerja dan pelayanan kepada masyarakat.














