Wanita Muda Lompat dari Jembatan Lukulamo

wanita-muda-loncat-dari-jembatan-dhalteng
Wanita muda lompat di jembatan

Halteng, Transtimur.com – Seorang wanita muda bernama NW (20) mencoba mengakhiri hidupnya dengan melompat dari Jembatan Lukulamo, Desa Waibulan, Kecamatan Weda Tengah, Kabupaten Halmahera Tengah, pada Selasa (14/1/2024) sekitar pukul 15.30 WIT. Beruntung, nyawanya berhasil diselamatkan oleh warga setempat.

Kronologi Kejadian

Kasi Humas Polres Halteng, IPDA Ramli Soleman menyampaikan kronologis kejadian, Sekitar pukul 15.00 WIT, NW terlihat berjalan sendirian menuju Jembatan Lukulamo. Setibanya di lokasi, ia berdiri di pagar jembatan, meletakkan handphone dan sandal, lalu melompat ke sungai dengan ketinggian sekitar 6 meter.

Sungai tersebut memiliki kedalaman sekitar 60 cm. Warga yang melihat kejadian itu segera bertindak.

NW ditemukan dalam posisi telentang di atas air dan terbawa arus sungai. Warga kemudian menolongnya dengan mengangkat tubuhnya dan membawanya ke Puskesmas terdekat untuk mendapat pertolongan medis.

Identitas Korban dan Saksi

Korban, NW, adalah warga Desa Lokulamo yang saat ini tidak memiliki pekerjaan tetap. Saksi kejadian, Aan Harun (23) dan Tapianus Katiandago (19), yang masing-masing adalah warga Desa Lokulamo, turut membantu dalam proses evakuasi.

Motif Percobaan Bunuh Diri

Berdasarkan informasi yang dihimpun, NW diduga mengalami tekanan emosional. Beberapa faktor pemicunya adalah, Kesedihan mendalam setelah putus hubungan dengan kekasihnya. Ketidakpastian dalam hubungan dengan pria yang dikenalnya.

Konflik keluarga, di mana kakaknya sering memarahi korban terkait pergaulannya. Kekecewaan karena belum mendapat panggilan kerja dari perusahaan yang dilamarnya, PT IWIP. Kombinasi tekanan emosional ini membuat NW mengalami stres berat hingga mencoba bunuh diri.

Tindak Lanjut

Pihak keluarga dan masyarakat diimbau untuk memberikan perhatian dan dukungan kepada korban guna memulihkan kondisi mentalnya. Selain itu, upaya edukasi tentang kesehatan mental di wilayah ini perlu digalakkan untuk mencegah kejadian serupa di masa mendatang.

Respon (1)

Komentar ditutup.