Nomor Kemenangan FAM-SAH Berpindah ke HT-MANIS

HT-MANIS

Sula,transtimur.com– Pasangan calon (Paslon) Bupati dan wakil Bupati  Kepulauan Sula, Hendrata Thes dan M Natsir Sangaji (HT-MANIS), sukses meraih nomor urut 03 dalam pengundian nomor urut yang dilaksanakan Komisi Pemilihan Umum (KPU) di Desa Pohea, Kecamatan Sanana Utara, pada Senin (23/9/202).

Nomor urut 03 ini dinilai strategis, mengingat pada Pilkada 2020, nomor tersebut adalah nomor kemenangan Paslon Fifian Adeningsi Mus dan Saleh Marasabessy (FAM-SAH) yang terpilih sebagai Bupati dan Wakil Bupati, saat ini kembali mencalonkan diri pada periode kedua.

HT-MANIS kini membawa semangat baru dengan nomor urut 03, yang di Pilkada sebelumnya terbukti membawa keberuntungan bagi FAM-SAH. Hendrata Thes, juga pernah memimpin Kepulauan Sula yakni Bupati Periode 2015-2020. perolehan nomor urut ini sebagai sinyal kebangkitan dan peluang untuk bersama masayarakat Sula merebut kembali kursi kepemimpinan.

“Kami yakin nomor urut 03 adalah tanda kemenangan, Kali ini, kami yang akan membawa nomor tersebut menuju kesuksesan untuk masa depan Kepulauan Sula yang lebih maju,” ujar salah satu pendukung HT-MANIS di hadapan para pendukung lainnya setelah pengundian nomor urut.

Sementara itu, pasangan petahana FAM-SAH, yang pada Pilkada 2020 mengusung nomor urut 03, kali ini mendapatkan nomor urut 02, yang dulu digunakan oleh pasangan Zadi-Ismail dalam pemilihan sebelumnya. Meskipun nomor ini sempat kalah pada Pilkada 2020.

Pengundian nomor urut ini menandai dimulainya tahapan penting dalam Pilkada Kepulauan Sula 2024. Persaingan politik antara HT-MANIS dan FAM-SAH diprediksi akan berlangsung ketat, mengingat kedua pasangan ini sama-sama memiliki basis pendukung yang kuat dan strategi kampanye yang matang.

Masyarakat Kepulauan Sula kini menantikan program-program yang akan ditawarkan oleh masing-masing pasangan, dengan harapan mereka dapat membawa perubahan yang signifikan bagi daerah tersebut. Pertarungan sengit di Pilkada 2024 ini menjadi salah satu yang paling dinantikan dalam sejarah politik Kepulauan Sula.