Transtimur.com – Mahasiswa Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Babaussalam Sula, Maluku Utara kembali melakukan Aksi Demonstrasi jilid II di depan kantor Bupati Kepulauan Sula Senin (13/6/2022) pagi tadi.
Mahasiswa mendesak Wakil Bupati (Wabup) M. Saleh Marasabessy agar segera meminta maaf atas ucapannya yang menyebut STAI Babussalam Sula sebagai pemicu dari konflik antara Desa Mangon dan Desa Fatce, Kecamatan Sanana.
“Kami mendesak Wakil Bupati Sula, segera meminta maaf atas ucapannya,”teriak Ketua Badan Ekekutif Mahasiswa (BEM) STAI Babussalam Sula, Raski Soamole,
Aksi Demontrasi yang dipimpin langsung Ketua BEM STAI Babussalam Sula itu berlangsung hingga siang ini. nampaknya masa aksi belum juga ditemui orang nomor dua di Kabupaten Kepulauan Sula itu. (red)












