Pemilik APMS Bongkar Kebohongan Oknum Kades dan Pengecer di Mangoli Utara

Gambar Ilustrasi

Transtimur.com – Pemilik APMS di Desa Falabisahaya, Kecamatan Mangoli Utara, Kabupaten Kepulauan Sula, Maluku Utara, Wilson Wowor membongkar kebohongan Kepala Desa Modapia (Kades) Suhartono Umasugi.

Paslanya, Kades Modapia melalui pengecer mengambil Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis solar subsidi untuk digunakan dengan mesin Listrik Desa (Lisdes) sebanyak 1 ton atau 1000 liter.

“Mereka ambil Minyak solar subsidi 1 ton dengan harga per liter Rp 7000 per litert terima di pinggir pantai,”kata pemilik SPBU, Wilson Wowowr saat ditemui wartawan transtimur.com di Falabisahaya pada Kamis (21/4/2022) malam.

Wilson mengatakan, Mesin Lisdes Modapia menggunakan BBM jenis solar subsidi bukan solar dexlite. Harga jual solar subsidi di APMS Falabisahaya Rp 5.150,00 per liter dan harga jual solar dexlite Rp 13.000 per liter.

Kepala Desa (Kades) Modapia, Suhartono Umasugi kepada wartawan media ini mengatakan bahwa Mesin Lisdes menggunakan solar dexlite denga harga di APMS di Desa Falabisahaya, Ibu Kota Kecamatan Mangoli Utara Rp 13.500 per liter.

“Harga minya di Falabisahaya Rp 13.500 per liter, harga dexlite di kampung (Desa Modapia) Rp 15.000 karena orang (pengecer) pengurusan transportasi. Uang mati dan lain- lain,”kata Kades Modapia Suhartono saat dihubungi via whatsap belum lama ini.

Lanjut Kades, di Desa Modapia tidak ada minyak solar subsidi. Penetapan harga itu karena tiga sampai 4 bulan baru anggaran desa cair baru setor atau bayar ke pengecer Safrudin Silayar alias Sampo, tutut Kades. (Red)