Data Vaksin Dan Sertifikat di Taliabu Bermasalah

Data Vaksin Dan Sertifikat di Taliabu Bermasalah

Transtimur.com – Sebanyak 2272 data vaksin dan sertifikat vaksin di Kabupaten Pulau Taliabu mengalami sedikit masalah, dan untuk sementara ini masalah tersebut sedang dalam perbaikan oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil

“Sebanyak 2272 bermasalah, Dinas Kesehatan bekerja sama dengan Dukcapil untuk mengatasi hal tersebut” ujar kepala Dinas Kesehatan Taliabu, Kuraisia Marasaoly kepada media ini, Senin (17/01/2022)

Lebih lanjut Kuraisiya mengatakan, warga masyarakat Taliabu yang telah divaksin namun belum memiliki sertifikasi vaksin, agar segera menghubungi fasilitas kesehatan atau puskesmas terdekat dengan membawa KTP atau kartu Keluarga.

“bagi masyarakat yang sudah di vaksin tapi belum dapat sertifikat agar segera  melapor  ke faskes atau puskesmas terdekat  dengan membawa  kembali KTP atau kartu keluarga” pintanya.

Diketahui, kebijakan vaksinasi kepada masyarakat saat ini masih terus dilakukan, dan dinas kesehatan kabupaten Pulau Taliabu kembali menjadwalkan agenda vaksinasi sekaligus Undian door prize di sejumlah kecamatan.

Sebagai informasi, mulai Selasa dan Rabu besok, Dinas Kesehatan Kabupaten Pulau Taliabu akan melakukan vaksinasi Masal di dua kecamatan, sekaligus pembagian door prize berhadiah tiket Umroh, sepeda motor, sepeda, ketinting, kulkas dan alat dapur lainnya di Desa Loseng, kecamatan Taliabu Timur Selatan dan Kecamatan Tabona.

Selain itu, Kegiatan Vaksinasi ini diwajibkan bagi seluruh Kepala Pemerintahan di Desa maupun Kecamatan untuk berpartisipasi aktif sebagaimana ditegaskan Bupati Aliong Mus saat membeberkan capaian vaksinasi Taliabu yang telah melewati target 70 persen pada 31 Desember akhir tahun 2021 lalu.

Bupati Aliong Mus juga tak segan segan untuk tidak mencairkan anggaran Desa bagi Desa yang capaian Vaksinasinya belum memenuhi target.

“Seluruh aparat desa harus lebih aktif dan berpartisipasi. sebab Saya komitmen pada Januari nanti, tidak akan cairkan Anggaran desa kalau Capaian Vaksinasinya belum mencukupi Target” tegas Bupati dua periode itu.

Ia berharap pemerintah desa dan kepala pemerintahan kecamatan dapat mengajak dan memberikan pemahaman yang baik kepada seluruh masyarakat untuk mensukseskan target vaksinasi 100 persen di tahun 2022 ini.(***)

Penulis: AsrulEditor: Redaksi