Transtimur.com— Pernyataan Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pulau Taliabu, Meilan Mus dinilai menyudutkan hasil karya jurnalistik di Kabupaten Pulau Taliabu.
Sindiran pedas Politisi partai Golkar Taliabu itu disampaikan saat menghadiri kegiatan Undian Gebyar Vaksinasi Covid-19 berhadiah di Kecamatan Taliabu Barat Laut pada Rabu (05/01/2022) kemarin juga terekam pada kamera milik salah satu wartawan media online di Taliabu dan membuat geram insan pers di pulau Taliabu karena dinilai melecehkan kerja-kerja jurnalis.
“Kamong pung koran koran itu masyarakat tara tau baca barang itu, yang baca cuma pemerintah.
Masyarakat tau itu bikin atau tidak. Jadi kalau mau kasih naik (berita) di koran – Koran Tara usah lagi, sudah tidam jaman lagi. tahun 2022 ini zaman terbuka, bukan Zaman koran – koran lagi” teriak Ketua DPRD Taliabu, Meilan Mus dihadapan masyarakat kecamatan Taliabu barat laut sebagaimana yang terlihat dalam video berdurasi 2.26 menit itu
Meski begitu, Meilan Mus juga diketahui sebagai salah satu anggota DPRD yang malas berkantor dan tak pernah terlihat batang hidungnya saat warga mendatangi kantor DPRD soal urusan rakyat, namun pimpinan DPRD yang telah menduduki kursi parlemen dua periode itu tanpa sedikitpun ada rasa malu bahkan dengan berani berbicara lantang dan mengajak masyarakat untuk lebih mengandalkan eksistensi DPRD sebagai wakil rakyat ketimbang mempublikasikan persoalan Desa di media.
Bahkan, dengan nada keras, ia berani mengajak masyarakat untuk tidak menggunakan media masa sebagai saluran informasi publik, dengan mempertimbangkan daya baca masyarakat terhadap media yang masih minim di Taliabu.
Menurutnya, DPRD selaku wakil rakyat Taliabu lebih bisa di andalkan dan lebih efektif peranannya dalam menjawab persoalan yang dihadapi masyarakat Taliabu ketimbang curhat di media masa.
“Jang cuma berteriak di koran koran atau di jalan jalan, kalau bataria di koran – koran masyarakat Tara baca, Kamong tulis dikoran sampe bagabu Bae-Bae, masyarakat Tara tau barang (koran) itu ee, masyarakat tau clear atau tidak, kong nae (publis) dikoran sampeee, cape deh” sindirnya.
adik kandung Bupati Aliong Mus itu pun mengajak masyarakat untuk tidak takut berhadapan dengan DPRD, sebab dirinya siap mendukung dan berjuang demi rakyat.
“Jadi kalau boleh, jangan ya Bicara dikoran mengenai pemerintah, jangan..! Datanglah di DPRD Bae – Bae, kasih tau,
kasana DPRD bakusikat rata yang penting kasih tau, yang penting demi masyarakat. Kita selalu mendukung seratus persen, jangan takut ya” ajaknya.
Menanggapi apa yang di sampaikan oleh Ketua DPRD Kabupaten Pulau Taliabu di Kecamatan Taliabu Barat Laut, Ketua Ikatan Wartawan Online (IWO) Pulau Taliabu, Husen Hamid, menuturkan jika penyampaian Ketua DPRD tersebut tak pelak merupakan hal yang lucu baginya. Sebab, yang bersangkutan merupakan seorang Ketua DPRD yang harus mumpini dari segi pengetahuan dan pengalaman
Menurut Husen, ketika bertemu masyarakat maka apa yang disampaikan oleh Ketua DPRD haruslah sebuh informasi yang baik dan bersifat edukatif. Namun sebaliknya, Ketua DPRD justeru dengan lantang mengajak masyarakat untuk tidak percaya kepada pemberitaan yang ditulis di media sebagai hasil dari kerja-kerja jurnalis
“Padahal kita tau sendiri peran berita, baik itu koran atau media online sangat dibutuhkan oleh pemerintah maupun masyarakat. Mulai dari jaman sebelum negara ini terbentuk, Apalagi di era pandemi covid-19. pemerintah membutuhkan wartawan menulis berita untuk mensosialisasikan bahaya covid dan masyarakat membutuhkan berita sebagai informasi agar terhindar dari covid. Nah kalau ketua DPRD menyuruh masyarakat jangan percaya berita ini sangat naif tentunya.” tukasnya saat dihubungi Via WhatsApp, Sabtu (08/01/2022)
Lebih lanjut dirinya menyampaikan, jika dari tayangan video tersebut, Ketua DPRD juga sempat menyinggung kalau masyarakat Taliabu tidak baca koran atau berita. Tidak adanya keterbukaan informasi sekarang ini justru berita yang keluar baik dari koran atau media online itu menjadi rujukan masyarakat Taliabu untuk mengetahui informasi terbaru. Baik informasi di Taliabu, Maluku Uatara atau juga Nasional dan mancanegara.
Husen berharap, agar Ketua DPRD tidak salah paham dan bisa menambah pengetahuan tentang peran dunia jurnalistik, bahwa setiap karya jurnalistik berperan penting bagi pembangunan Negara Indonesia
“Karya-karya jurnalistik baik yang terbit di media cetak, online, maupun elektronik, sangat berperan penting bagi pembangunan Negara Indonesia termasuk Taliabu yang ada didalamnya” tandasnya














