Diduga Berselingkuh, Lurah Maliaro NH Dinonaktifkan Sementara

Kepala BKPSDMD Kota Ternate, Samin Marsaoly

Transtimur.com — Badan Kepegawaian pengembangan sumber daya manusia (BKPSDMD) Kota Ternate, Maluku Utara menonaktifkan sementara oknum lurah Maliaro, kecamatan Ternate Tengah dari jabatannya

Pasalnya lurah tersebut di duga sedang menjalin hubungan asmara terlarang yang bukan sepasang pasangan resmi

Kepala BKPSDMD kota ternate, Samin Marsaoly mengatakan, terkait dengan Oknum lurah Maliaro, inisial NH yang di duga berselingkuh sudah dinonaktifkan dari jabatanya sebagai lurah sejak kemarin.

“Ingat ya dinonaktifkan bukan di copot sebagai lurah,”kenapa? pertama untuk memudahkan yang bersangkutan dalam pemeriksaan supaya tidak menggangu jalannya pelayanan publik di pemerintahan kelurahan Maliaro, ujarnya kepada wartawan, Selasa (4/1/2022).

Dikatakan, dugaan tersebut kami telah melakukan pemeriksaan tadi pagi kepada yang bersangkutan, dan siang ini pihaknya juga akan periksa istri dari pria tersebut. Kemudian untuk Pria yang juga di duga pasangan perselingkuhan akan di periksa besok.

Menurut Samin, kasus perselingkuhan masih dugaan, sedangkan dari hasil pemeriksaan terhadap bersangkutan seluruh dibantah oleh lurah tidak ada sama sekali namanya maaf (senam hosa) yang ada pria jemput wanita dari pasar lalu pulang.

“Yang pasti kita sudah periksa dan hasil pemeriksaan lurah membantah, bahwa mereka ke hotel lalu ketangkap dan lain-lain itu semua tidak betul.” Lurah juga mengakui dalam pemeriksaan karena dia status singel.

Pihak BKPSDMD menerima itu sebagai bagian dari pemeriksaan. Langkah tegap pemkot ternate itu dulu. Nanti setelah semua pemeriksaan sudah rampung baru dilaporkan ke pak Wali kota, Tauhid Soleman status yang bersangkutan akan seperti apa.

Hasil dari pemeriksaan BKPSDMD perlu dalami lagi mulai dari keterangan pada pihak lain, termasuk pria itu yang bekerja di PDAM kota ternate dan istrinya

Samin juga menambahkan, dari hasil pemeriksaan kita menemukan, ternyata ini sudah diselesaikan secara kekeluargaan sebelumnya. Selain itu, kami juga dikasih surat bukti pernyataan berbagai pihak.

Bahkan disampaikan tidak boleh di publis ke media, namun kenyataanya sudah terpublis diberbagai media cetak maupun online, oleh itu untuk menjaga marwah pemkot ternate maka di tunjuk Plh lurah maliaro, kisahnya.

“jadi semua ini diperiksa dulu baru kita kasih sanksi tegas, jika sampai mengarah ke sana, jadi semua pelayanan publik di kantor lurah itu di hendel oleh pelaksana harian, Dia Nh itu statusnya lurah nonaktifkan,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *