Transtimur.com — Anggota komisi IV dewan perwakilan rakyat republik indonesia (DPR-RI) Alien Mus menyerahkan bantuan bibit kepada kelompok tani (Poktan) Timamo warga kelurahan Loto, Kecamatan Ternate Barat, Kota Ternate Provinsi Maluku Utara.
Saat penyerahan bantuan di dampingi Direktur jendral (Ditjen) Holtikultura kementrian pertanian republik indonesia (Kementan-RI) Prihasto Setyanto, walikota ternate Tauhid Soleman dan kadis pertanian kota ternate Thamrin Marsaoly.
Poktan Timamo merupakan binaan Dinas pertanian kota ternate yang sangat produktif menghasilkan komoditi pertanian seperti cabe rawit, cabe keriting, tomat, terong, timun dan sayuran lainya.
Selain penyerahan bantuan kegiatan di lanjutkan dengan panen bersama di lahan pertanian milik Poktan Timamo.
Anggota komisi IV DPR RI, Alien Mus, kepada awak media, selasa (28/12/2021) mengtakan, bahwa dirinya mengingatkan kepada walikota ternate, Tauhid Soleman agar memperhatikan air untuk menyiram tanaman.
Menurutnya, karena kebun yang berada ditempat ketinggian tidak mungkin jika melakukan pengeboran air maka dari itu harus mengambil sumber air dari desa yang terdekat menggunakan mesin.
Selain itu, Alien juga menyampaikan kepada Ditjen Holtikultura agar bisa membantu untuk menyiapkan benih pembibitan yang diperlukan oleh petani sayuran.
“tadi juga kadis pertanian kota ternate, Thamrin Marsaoly menyampaikan ke saya bahwa unit pengelola pupuk organik (UPPO) nya kurang maka dari pada itu harus ada penambahan”.
Dikatakan Alien Mus, dirinya enggan berbicara panjang lebar dan memberi janji sebab itu akan menjadi beban pikiran nantinya.
“saya tidak akan berbicara terlalu banyak nanti itu menjadi janji sehingga akan menjadi beban bagi saya, lebih baik tidak berucap tetapi memberi”.
Saya tidak pernah memberikan janji banyak di ternate namun pihaknya juga sudah turut memberikan yang terbaik di kota ternate melalui walikota, Alien kembali tegaskan bahwa kehadiranya merupakan tanggung jawabnya sebagai anggota DPR RI.
Seraya ia tambahkan, pihaknya juga selalu mendorong pemerintah kota, karena kota ternate merupakan akses masuk ke wilayah maluku utara, maka dari itu dirinya mengajak seluruh elemen tanpa ada terkecuali untuk bersama-sama bangun ternate.
Sementara, Ditjen Holtikultura, Prihasto Setyanto, pandemi covid-19 yang kita alami ini selama dua tahun terakhir sehingga berdampak pada kondisi ekonomi yang hancur.
Lanjutnya, menurut data statistik yang dikantonginya khususnya bidang pertanian mampu menyelamatkan kondisi ekonomi kita dimasa pandemi.
Ditjen sebutkan, data statistik yang dirinya kantongi terkait dengan produktifitas hasil pertanian secara nasional dalam hal ini bawang merah, cabe rawit dan cabe besar, rata-rata produktifitas 9,5 ton per hektar namun di maluku utara masih di bawah angka yaitu 5 ton per hektar.
Maka dari itu, perlu ada pendampingan pembinaan teknis dari bantuan-bantuan holtikultura agar kedepanya terkait hal tersebut agar bawang, cabe rawit dan lainya tidak lagi di datangkan dari luar kota ternate.
“ini juga termaksud arahan dari anggota komisi IV DPR RI Alien Mus agar selalu melakukan pendampingan dan bimbingan teknis kepada pelaku pertanian yang bagaimana bisa berbudi daya”, tutup Prihasto Setyanto.














