Khidmat dan Sakralnya Ibadah Natal di Kota Ternate

Transtimur.com – Pelaksanaan ibadah Misal Natal di sejumlah gereja di Tanah Air , Khususnya di Kota Ternate, Maluku Utara pada Sabtu (25/12/2021) hari ini, terpantau berjalan dengan aman, tertib dan khidmat.

Suasana sakral dan khusyuk salah satunya tampak dalam pelaksanaan Misal Natal di Gereja Kalvaria Pantekosta Missi Indonesia dan beberapa Gereja lainnya terpantau diamankan TNI-Polri bersama Komunitas Masarakat yakni Kominitas Maluku Satu Gandong dan Komunitas Garda Tulus.

Pendeta Gereja kalvari pantekosta missi di indonesia, Aprudolf Lumpias kepada trasntimur.com mengatakan, pelaksanaan ibadah Misal Natal dilaksanakan dengan waktu yang berbeda atau dua kali pelaksanaan.

Pelaksanaan pertama lanjut Pendeta Aprudolf, dilaksanakan pada pukul 08.00 wit di hadiri 150 orang jemaat. pelaksanaan kedua tepat pada pukul 10.00 wit dihadiri 160 orang jemaat.

“ibadah kali ini dengan satu sorotan tema”Kita lebih dari pemenang”, dan pelaksanaan ibadah Natal kali ini berjalan dengan aman, tertib dan khidmat,”kata Pendeta Aprudolf Lumpias.

Lumpias mengatakan, pelaksanaan Natal dilakukan secara nasional bahkan seluruh Dunia. Ia menyebut bahwa pelaksanaan Natal dua Tahun terahir dilaksanakan secara terbatas dikarenakan Pandemik Covid-19.

Tak hanya itu, Lumpias tambahkan, pandemi juga banyak membatasi aktifitas maka dari itu kami mengusung tema”Kita lebih dari pemenang”, agar bisa membangkitkan kembali semangat untuk tetap menang dari segala keterpurukan ekonomi, keluarga mau pun lainya, ujarnya.

“Jadi, semoga perayaan Natal kali ini bisa menjadi motivasi, semangat dan bekerja keras sebagaimana untuk menghidupi dalam firman yang menyebutkan “kita lebih dari pemenang,”jelasnya.

Dirinya juga berterimah kasih kepada pihak  TNI/Polri, Satpol-PP dan para komunitas  yang sudah  berkontribusi bersedia menjaga keamanan sehingga pelaksanaan ibadah Natal terlaksana dengan baik.

Hal tersebut juga dibenarkan, Pendeta Gereja protestan Maluku (GPM) Kota Ternate, Doni Tuisuta, bahwa pelaksanaan ibadah berjalan dengan lancar dan jumlah jemaat di atur sesuai dengan prokes.

“pelaksanaan ibadah Natal tepat pada pukul 09:00 wit/selesai pukul 10:15 wit, dan disesuikan dengan Prokes,”kata Doni.

Sementara ketua jemaat gereja GMIH Eben Heazer Ternate, Yakobus Tjanu, sampaikan, ini merupakan pesta iman bagi kami umat kristen. Dengan ibadah Natal ini kita sebagai umat kristiani agar betul-betul memaknai di hari Natal dalam hati sebagai pesta sejarah.

“kita berbagi pengampunan dan damai, sebagaimana dengan tema,”Cinta kasih kristus yang menggerakkan persaudaraan”, maka kita harus jadi tangan-tangan tuhan yang merangkul semua orang tanpa ada pembedaan SARA,”pungkasnya.

Ia berharap, agar kondisifitas di Kota Ternate tetap terjaga agar segala perayaan hari besar agama bisa terlasana dengan baik, selain itu Yakobus Tjanu tambahkan, agar di malam pergantian tahun baru,”ketika orang lain berhura-hura maka jangan kita ikut-ikutan soal itu maka lebih baiknya lakukan ibadah dirumah masing-masing”.

Disisi lain, pendeta Gereja Pantekosta di Indonesia (GPdI) jemaat El-Shaddai Ternate, Marthin Tumimomor, mengungkapkan, atas kemurahan tuhan ibadah natal berjalan dengan hikmah dan memberkati jemaat-jemaat yang hadir.

Dikatakan, pelaksanaan natal kali ini dilakukan secara serentak tanpa ada pembatasan berhubung dengan kondisi ruangan yang cukup besar sehingga tidak ada pembatasan.

“dari jumlah jemaat GPdI 300 ratus orang, sebagian banyak yang merayakan natal di kampung halaman”.

Jemaat nasrani yang beribadah akan semakin baik dengan nama tuhan yang dimuliakan dan ibadah tadi merupakan permohonan kepada tuhan agar kita semua terhindar dari virus varian baru yaitu virus Omicron, tutup, Marthin Tumimomor.

Penulis: AbrilEditor: Redaksi