Jelang Akhir Tahun Uang Masih Jadi Masalah Pemda Taliabu

Transtimur.com – Menjelang akhir tahun 2021, Masalah keuangan masih menjadi polemik yang harus segera diatasi oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Pulau Taliabu. Mulai dari pembayaran TPP tenaga kesehatan serta honor Satpol PP

Pada senin, (20/12/2021) kemarin, sejumlah Aparatur Sipil Negara (ASN) Tenaga kesehatan Kabupaten Pulau Taliabu mulai mempertanyakan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) mereka yang sudah enam bulan belum terbayar.

Sejumlah ASN Asal puskesmas Lede itu mengaku pembayaran TPP dikabupaten pulau Taliabu tidak dilakukan secara merata, sebab di sejumlah instansi telah dilakukan pembayaran TPP meskipun belum dibayarkan secara keseluruhan, sementara mereka yang katanya selaku garda terdepan dalam penanganan vaksinasi di masa pandemi ini sudah enam bulan belum menerima TPP.

” Kita datang kesini (kantor Dinkes) ini karena Pembayaran TPP di dinas lain sudah dibayarkan beberapa bulan, tapi kita yang menjadi garda terdepan vaksinasi ini biar kerja terus tapi sudah enam bulan TPP kita belum juga di bayarkan” ungkap salah satu ASN Puskesmas Lede yang enggan menyebut namanya kepada sejumlah awak media di halaman kantor Dinkes Pulau Taliabu (20/12/2021) siang kemarin.

Puluhan Nakes itu pun akhirnya hanya bisa terdiam setelah mendapat jawaban dari pihak dinas kesehatan bahwa TPP ASN di dinas kesehatan pun bernasip sama lantaran permintaan pembayaran TPP pada Bagian Pendapatan Keuangan Dan Aset Daerah (BKPKAD) belum juga terjawab.

Terpisah, hal tersebut di benarkan Sekretaris dinas kesehatan kabupaten Pulau Taliabu Aema La Rakaba bahwa permintaan pembayaran TPP telah dilakukan pihak dinas hanya saja masih terkendala di BPKAD.

” Terkait TPP itu bukan cuma ASN yang di puskesmas saja yang belum di bayar, kita di Dinas kesehatan juga belum dibayar, dan kendalanya bukan pada dinas kesehatan, semua itu sudah di keuangan jadi tinggal di keuangan saja yang belum mencairkan, saya juga sudah koordinasikan itu sama ibu kadis kesehatan dan kadis juga sudah koordinasikan di keuangan, semoga di tanggal 24 nanti sudah bisa dicairkan itu. Jadi sekali lagi itu kendalanya di keuangan” jelasnya di depan gedung pertemuan Sia Dufu kota Bobong.

Informasi yang dihimpun media ini, pembayaran TPP ini bukan dialami dinas kesehatan saja, sebab hal tersebut pun terjadi pada Dinas maupun kantor lainnya.

Tak hanya TPP tenaga kesehatan saja, honor Satpol PP pun juga belum dibayarkan selama 3 bulan, terhitung sejak bulan oktober sampai desember 2021

Hal itu sebagaimana diungkapkan oleh Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Pulau Taliabu, La Wani, bahwa sebanyak 110 anggota satpol-PP belum menerima honor selama 3 bulan. Selain itu, honor piket 20 orang anggota satpol-PP juga masih belum dibayarkan selama 8 bulan

“Saya sudah masukkan permintaan ke BPPKAD tinggal menunggu proses pencairannya saja” ungkap La Wani, Selasa (21/12/2021)

Selain itu, Pemerintah Daerah melalui Badan Pengelolaan Pendapatan Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD) Pulau Taliabu hingga dipenghujing tahun 2021 ini juga belum mencairkan anggaran dana desa (ADD) tahap 3 dan 4 kepada 71 Desa di Kabupaten Pulau Taliabu

Kepala BPPKAD, Irwan Mansur saat dihubungi mengatakan, permintaan seluruh dinas yang masuk di BPPKAD akan diupayakan untuk dicairkan di akhir tahun ini, jika tidak sempat maka akan dibayarkan pada januari 2022 mendatang

“Ini hanya persoalan anggaran yang sudah tidak ada, namun semuanya akan dibayarkan pada awal tahun 2022 nanti” singkatnya

Penulis: Asrul QueEditor: Redaksi