Transtimur.com — Badan penelitian dan pengembangan daerah (Bappelitbangda) kota ternate akan menyurati komisi III Dewan perwakilan rakyat daerah (DPRD) kota ternate untuk memanggil PT.wika.
Pemanggil terserbut untuk presentasekan feasibility study terkait dengan pembangunan rumah sakit umum daerah (RSUD) pemerintah kota (pemkot) tepatnya dikalumata kecamatan ternate selatan.
Hali ini disampaikan kepala Bappelitbangda, Rizal Marsaoly, saat dikonfirmasi transtimur.com, diruang kerjanya, senin (29/11/2021),
“terkait dengan rumah sakit bukan di bawah naungan PT. wika melainkan PT tersebut hanya membangun rumah sakit”
Namun PT. wika hanyalah suatu agen investasi pembangunan selama kurang lebih 10-15 tahun dan hari kamis depan pihak perusahaan tersebut akan presentase visi feasibility study, ujarnya.
Lanjut Rizal, pihaknya juga akan menyurat ke DPRD kota ternate melalui komisi III untuk menghadirkan PT. wika presentasekan penyusunan visi feasibility study
“kalau perusahaan sudah masuk, berarti kita tidak masuk lagi dan mendingan anggaran tersebut pemkot bikin kebutuhan lainya agar lebih bermanfaat”.
Rizal jelaskan, rumah sakit umum kota ternate sementara ini menempati puskesmas kota maupun itu manageman dan oprasionalnya nanti setelah bangunan sudah di bikin tepatnya di kalumata.
Dikatakan, kalau gedungnya sudah ada maka manageman dan oprasionalnya juga di pindahkan agar dikelola lebih profesional lagi oleh PT.wika bekerjasama dengan pemkot.
Sedangkan target dari mekanisme kerjasama investasi pola pengelolaan 10-15 tahun, kalau dari pihak perusahaan menawarkan lebih cepat itu bagus, karena menurut Rizal, ini bukan pesoalan naik turun penawaran tetapi akan dinilai sejauh mana efektifitas dan efesien dilapangan, pungkasnya
“lebih cepat dikelola di daerah itu lebih bagus dimulai dari informasi teknologi, pengetahuan dan untuk selebihnya pemkot yang kelola”, tutup Rizal Marsaoly.














