Angka Pengangguran di Malut Mencapai 4,71 Persen

Transtimur.com — Badan pusat statistik (BPS) maluku utara mencatat angka Tingkat pengangguran terbuka (TPT) pada tahun 2020 kemarin se-kabupaten/kota mencapai 5,15 persen, jika dibandingkan dengan hasil survei bulan agustus 2021 tercatat menurun sampai 4,71 persen.

Kami melakukan survei dalam setahun yaitu dua kali yakni bulan februari dan agustus,” ungkap, Kordinator fungsi statistik sosial, Insaf Santoso kepada transtimur.com,  senin (29/11/2021).

Data yang pihaknya kantongi dimasa covid-19 tahun 2020 kemarin, 5,15 persen kemudian di bulan februari 2021 pihaknya melakukan survei, 5,06 persen selanjutnya pada agustus angka pengangguran turun hingga 4,71 persen khususnya se- kabupaten/kota provinsi maluku utara, kisahnya.

jadi, rincian TPT kabupaten/kota  yakni Halmahera barat 3,26 persen, Halmahera tengah 4,23 persen, kepulauan sula 2,78 persen, Halmahera selatan 1,94 persen, Halmahera utara 8, 01 persen, Halmahera timur 6,78 persen, pulau morotai 6,27 persen, Pulau taliabu 6,10 persen, Kota ternate 5,70 persen dan Tidore kepulauan 2,81 persen.

Sedangkan angka pengangguran menurut tamatan ijazah yaitu SD 2,52 persen, SMP 3,14 persen, SMA umum 7,25 persen, SMA kejuruan 5,75 persen, Diploma I/II/III 6, 51 persen dan universitas 6,25 persen, bebernya.

“pengangguran sebenarnya tergantung dari lapangan pekerjaan”.

Tak hanya itu, dirinya juga berharap agar pemerintah kabupaten/kota kedepanya untuk mengurangi angka pengangguran agar kiranya menyiapkan lapangan kerja yang sesuai dengan jumlah pendidikan di daerah masing-masing.

“pemerintah harus menyiapkan lapangan pekerjaan yang sesuai dengan karakteristik masyarakat disitu, misalkan jika membangun pabrik ITE dan syarat SI  komputer namun tetapi masyarakat di situ lulusan SMA, maka secara otomatis, itu tidak akan bisa menyerap tenaga kerja”, pungkasnya.

Penulis: AbrilEditor: Redaksi transtimur