Transtimur.com — Dewan perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) gelar Rapat Paripurna kesepakatan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Kabupaten Kepulauan Sula, (Kepsul), Malauku Utara Tahun Anggran (TA) 2022, Sabtu (27/11/21).
Ketua DPRD Kepsul, Sinaryo Theis, dalam sambutannya menyampaikan, pendapatan APBD tahun 2022 pada Kabupaten Kepulauan Sula di rancang sebesar 778, 651 milar, Meliputi pendapatan asli daerah sbesar 28,5 milar dana perimbanga 748,9 milar dan Pendapatan asli daerah yang sah di rancang sebesar 1,2 milar.
“belanja daerah di rancang sebesar 805,15 milar, yang digunakan untuk belanja operasi sebesar 549,73 milar dan untuk belanja modal sebesar 139,68 milar.
Lanjut Sinaryo, Pendapatan maupun belanja daerah pada tahun 2022 Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara KUA-PPAS yang telah di sepakati.
“dengan estimasi yang sudah saya sebutkan menjadi pedoman bagi pemerintah daerah dalam menyusun rancangan peraturan daerah tentang APBD tahun anggaran 2022, yang oleh pemerintah Daerah akan disampaikan kepada Dewan, melalui kesempatan rapat paripurna pada hari ini kemudian akan di kaji lagi dan di lanjutkan pada tahapan pengambilan keputusan atas RAPBD Kabupaten kepulauan sula tahun anggaran 2022, “kata sinaryo.
Di tempat yang sama, Bupati Kepulauan Sula Fifian Adeningsi Mus, dalam pidatonya menyampaikan, rencana Alokasi untuk tahun 2022 merupakan rincian alokasi transfer daerah dan Dana Desa untuk kabupaten Kepulauan Sula sebesar 742,4 milar, mengalami penurunan sebesar 6,04 milar di bandingkan dengan alokasi anggran tahun 2021.
“Pendapatan APBD pada tahun 2022 di rancang sebesar 778,6 milar, pendapan asli daerah sebesar 28,56 milar, pendapatan transfer sebesar 748,89 milar, lain-lain pendapatan daerah yang sah sebesar 1,2 Milar, apa bila di bandingkan dengan alokasi anggaran tahun 2021 sebesar 781,74 milar, pendapatan daerah mengalami penurunan sebesar 3,09 milar, “paparnya.
“Anggaran Belanja Daerah tahun 2022 di rancang sebesar 805,15 milar, mengalami penurunan sebesar 7,65 milar jika di bandingakan dengan tahun 2021, dapat di rincikan belanja oprasinal sebesar 549,73 milar, belanja modal 139,69 milar, belanja tidak terduga 1,5 milar, belanja transfer 114,23 milar,” imbuhnya.














