SMK Negeri 5 Taliabu Gelar upacara Peringati HGN dan PGRI

Transtimur.com – Sekolah Menengah Kejuruan(SMK) Negeri 5 Kabupaten Pulau Taliabu, Kecamatan Tabona, menggelar upacara memperingati Hari Guru Nasional (HGN) dan Hari Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) secara bersama dengan mengundang seluruh guru di kecamatan Tabona, Kamis (25/11/2021) kemarin.

Upacara yang di Motori oleh kepala sekolah SMK Negeri 5 Taliabu dan para guru tersebut dilaksanakan di Halaman SMK Negeri 5 Kabupaten Pulau Taliabu kecamatan Tabona, dihadiri kepala pemerintahan kecamatan Tabona, Harjo Djanu selaku inspektur upacara, Kapospol Kecamatan Tabona, Para kepala desa dan guru serta siswa siswi.

Kepala Sekolah SMK Negeri 5 Kabupaten Pulau Taliabu, La Tiri yang juga selaku Pengurus PGRI kabupaten mengatakan peringatan Hari Guru Nasional dan PGRI yang digelar dengan tema “Bergerak Dengan Hati, Pulihkan Pendidikan”, tema ini sangat bersentuhan dengan kondisi pendidikan kekinian, yang dipandang perlu adanya Persatuan dikalangan guru dalam menghadapi situasi dan kondisi pendidikan yang serba kekurangan dalam aspek fasilitas maupun sumberdaya Pendidikan di Kecamatan Tabona saat ini.

” Dalam rangka memperingati Hari Guru dan PGRI, Kita Guru-guru di Kecamatan Tabona sudah saatnya satukan persepsi untuk memajukan pendidikan, sebab bukan hanya situasi pandemi Covid-19 saja yang membatasi kita untuk meningkatkan pembelajaran di sekolah, namun hal lain adalah situasi dan kondisi maupun fasilitas sekolah yang serba kekurangan yang tidak mendukung, ditambah dengan sumberdaya” Ungkapnya ketika dikonfirmasi media ini usai mengikuti upacara di SMK negeri 5 Tabona.

Ia menjelaskan, dalam menghadapi era digitalisasi saat sekarang, para guru maupun siswa kerap di perhadapkan dengan kebutuhan pembelajaran secara online, sementara sumberdaya pengetahuan yang terbatas dan fasilitas yang tidak memadai kerap menjadi persoalan, kondisi ini menuntut para guru untuk berfikir dan berbuat ekstra.

” Contohnya, saat ini para guru di Tabona sedang mengikuti asesmen Siswa siswa di sekolah, namun belum didukung fasilitas yang memadai seperti laptop maupun jaringan yang tidak memadai, di tambah juga masalah jaringan internet yang buruk sehingga Melalui hari guru ini, persatuan para guru untuk peningkatan kualitas pendidikan itu sangat perlu, supaya barangkali ada kekurangan fasilitas Atau para guru di SD – SMP yang tidak familiar untuk melaksanakan proses pembelajaran secara online di sekolah kita bisa saling bantu Melalui PGRI” jelasnya.

Untuk itu, La Tiri yang pada saat upacara pagi itu Bertugas membacakan sejarah singkat PGRI sebagai organisasi perjuangan guru guru pribumi pada zaman Belanda tahun 1912 yang dikenal sebagai persatuan guru Hindia-Belanda (PGHB), mengaku telah berkoordinasi dengan para guru di kecamatan Tabona untuk berhimpun dalam satu wadah PGRI di kecamatan Tabona sebagai upaya untuk memajukan pendidikan dan pengajaran maupun hak hak guru pada umumnya.

“Saya sudah berkoordinasi dengan teman teman guru di Tabona dan Alhamdulillah mereka semua memiliki respon yang baik, Insya Allah segara terbentuk pengurus cabang tingkat kecamatan di Tabona, sebagai salah satu organisasi profesi yang kuat dan berwiba, tujuannya bisa mengawal dan meningkatkan mutu pendidikan, memperjuangkan nasib para guru, meningkatkan kualitas guru, serta bersama sama mewujudkan tujuan negara dalam mencerdaskan anak bangsa” pungkasnya.

Mengapresiasi kegiatan tersebut, Kepala pemerintahan kecamatan Tabona, Harjo Djanu mendukung segala kegiatan yang bertujuan baik bagi Perkembangan dan kemajuan daerah.

” Sebagai kepala pemerintahan kecamatan, tentu saya sangat mendukung segala aktifitas yang bertujuan untuk kemajuan, termasuk Rencana pembentukan cabang PGRI di kecamatan Tabona, karena itu baik bagi kemajuan pendidikan maupun guru sebagai tenaga pendidik” tegasnya.

Amatan media ini dilapangan, kehadiran Camat dan kepala Desa maupun Kapospol Kecamatan Tabona dalam rangka Upacara tersebut disambut dengan penuh antusias oleh siswa siswi dengan tarian Cakalele.

Kegiatan ditutup dengan penuh khidmat dengan membaca D’oa. Sementara siswa siswi yang Turut meramaikan kegiatan tersebut Tampil dalam lomba Baca puisi, Lomba Tarian dan beberapa lomba lainnya.

Penulis: Asrul QueEditor: Redaksi transtimur