Bantuan Kaki Palsu, Bocah Penyandang Tuna Daksa Asal Taliabu Bisa Berjalan

Transtimur.com – Setelah melakukan perawatan dan melewati tahap demi tahap yang memakan waktu cukup lama di Jakarta, Meliana, bocah yang mengalami cacat fisik sejak lahir pada bagian kaki dan tangan akhirnya bisa berjalan dengan bantuan kaki palsu

Sebab, Meliana bocah berusia 5 tahun Penyandang tuna Daksa yang mendapat fasilitas Pemerintah Daerah Kabupaten Pulau Taliabu melalui Dinas Kesehatan pada beberapa bulan lalu untuk menjalani pemeriksaan fisik Dan pemasangan kaki Palsu di Jakarta kini telah berhasil dan mulai belajar berdiri dan berjalan

Hal tersebut sebagaimana diungkapkan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pulau Taliabu, Kuraisia Marsaoly ketika dikonfirmasi terkait kondisi Meliana bocah Penyandang Cacat yang sudah berbulan bulan difasilitasi dinas kesehatan untuk pemasangan kaki palsu di Jakarta sejak September lalu.

Kadinkes Taliabu, Kuraisia mengaku, bahwa upaya pemasangan alat bantu berupa kaki palsu untuk Meliana telah berhasil dipasang sehingga bocah asal Taliabu Timur itu pun akhirnya mulai belajar berdiri sampai akhirnya dapat berjalan sebagaimana manusia normal lainnya.

” Alhamdulillah, Pasien Meli sudah belajar berdiri setelah pemasangan kaki palsu” ujarnya pada pewarta, Kamis, (18/11/2021).

Diketahui, Meliana bocah 5 tahun asal Desa Tubang itu mengalami cacat fisik sejak lahir. Kaki yang ia miliki hanya sebelah, Sementara sebelahnya pun cacat. Akibatnya ia hanya dapat merangkak dalam melakukan aktifitas kesehariannya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Transtimur.com, si kecil Meliana adalah anak ketiga dari pasangan suami isteri Melianus Lasi (suami) dan mendiang (Dorince Tomhisa) itu kini sudah menjadi anak piatu sehingga ia hanya memiliki ayah sebagai orangtua tunggal dan kedua kakaknya yang tinggal digubuk yang mereka tempati saat ini di dusun Meang desa Tubang kecamatan Taliabu timur.

Dengan kondisi ekonomi keluarga yang tergolong sangat lemah, keluarga Meliana menginginkan agar ia bisa mendapatkan bantuan berupa alat bantu jalan, namun tak kunjung di peroleh, hingga pada akhirnya Meliana mendapat perhatian dari pemerintah daerah kabupaten Pulau Taliabu melalui Dinas Kesehatan sejak Agustus lalu.

Kini, dengan fasilitas bantuan pemasangan alat bantu dari pemerintah daerah setempat di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) Jakarta, Meliana akhirnya dapat tersenyum manis karena impian untuk bisa berjalan pun akhirnya terjawab,(uly).

Penulis: AsrulEditor: Redaksi