Kajari Sanana Usut Dugaan Penyalah Gunaan DD di Tiga Desa Ini

Kepala Kejaksaan Negeri Sanana, Burhan SH.MH

Transtimur.com – Penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Sanana sedang mangusut dugaan penyalah gunaan Dana Desa (DD) di tiga Desa. Diantaranya, DD Kou, Kecamatan Mangoli Timur, Bruakol, Kecamatan Mangoli Tengah, dan Minaluli, Kecamatan Mangoli Utara, Kepulauan Sula, Maluku Utara.

“Tiga desa yakni Desa Kou, Desa Bruakol dan Desa Minaluli masih dalam penyelidikan,”kata Kasi Pidsus Kejari Sanana, M. Fadli Habibi saat ditemui awak media di Kantor Kejaksaan pada Juamt, (23/7/2021).

Pada tiga Desa tersebut ungkap M. Fandi, bahwa Desa Kou dilakukan penyelidikan penggunana anggaran DD tahun 2018, Desa Bruakol Tahun anggaran 2018. sedangkan Desa Minaluli Tahun anggaran 2018-2019.

Sebelumnya, Inspektorat Kepulauan Sula telah merekomendasukan 17 dugaan penyalah gunaan dana desa yang dilakukan oleh mantan Kepala Desa dan Kepala Desa aktif ke Kejari Sanana.

“Memang dari 17 Desa itu 14 diantaranya rata-rata sudah di penuhi oleh kepala desa baik mengembalikan atau menyempurnakan perkerjaannya karena memang ada berpa itu yang nilainya tidak signifikan, kata Kepla Kejari Sanana, Burhan.

Namun Lanjut Burhan, Ada juga ada tiga desa yang masih dilakukan peyelidikan dengan dilakukan pemriksaan yang saat ini sedang berjalan

“kami melalui seksi intelegen yang melaksanakan pemeriksaan atau pemenuhan rekomendasi yang di keluarkan inspektorat terhadap Dana Desa yang ada indikasi, tidak di laksanakan sebagaimana mestinya, tuturnya.

Di tempat yang sama, Kepala Seksi (kasi) Intelegen, Kejari Kepsul, Bagas, membenarkan bahwa, Inspektorat telah memberikan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) terkait dengan temuan berupa adminsitratif. jadi memang data yang di sajikan kepala desa tidak lengkap sehingga di jadikan temuan.

“Di LHP sudah di cantum waktu sesuai dengan aturan, dan kita mempertanyakan sudah sebagian besar di tindak lanjuti dan kami juga sudah melakukan kalarifikasi kepada terlapor dalam hal ini Kepala Desa yang punya kewenangan pengelolaan Dana Desa tersebut dan memang betul bukti dukung yang di serahkan inspektorat kepada kami sesuai,” tutup Bagas. (tex)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *