Damkar Kota Ternate Evakuasi Sarang Tawon Di Atap Rumah Warga

Transtimur.com ~ Tim Dinas pemadam kebakaran (Damkar) berhasil mengevakuasi sarang tawon di salah satu rumah yang bertempat di RT.08/RW. 03 Kelurahan Maliaro, Kecamatan Ternate Tengah, Kota Ternate. 

Berdasarkan Pantauan Transtimur.com, keberadaan tawon tersebut sangat meresahkan warga setempat.

Pemilik rumah, Yosin Basir kepada transtimur.com, Jumat (28/5/2021), mengungkapkan, dirinya tidak berani untuk mengevakuasi sarang tawon karena itu sangat membahayakan keselamatan apa lagi letak bergantungnya berada di leksplan rumah.

Lanjut Yosin, ia merasa resah dengan keberadaan sarang tawon, apalagi di lingkungan sini banyak anak-anak yang bermain, takutnya jangan sampai merekat tersengat lebah.

Untuk mengantisipasi sebelum ada korban dirinya mengambil langkah yaitu melaporkan hal tersebut ke Damkar kota Ternate, kemudian dari pihak Damkar merespon dengan cepat, kisahnya.

“berselang berapa menit Tim Damkar sudah berada di lokasi untuk mengevakuasi sarang lebah bergelantungan”.

Sementara itu secara terpisah di lokasi evakuasi, Kabag Ops Damkar Naim Safar mengatakan, pihaknya menerima laporan sekitar pukul 21: 30 WIT dari warga RT.8/ RW.03 kelurahan maliaro yaitu pemilik rumah  bahwa ada tawon yang bersarang dirumahnya.

“pihaknya langsung bergegas menuju lokasi setelah menerima laporan dari warga”.

Naim menjelaskan, saat lakukan evakuasi ia kerahkan tim 13 orang dengan 1 unit mobil damkar namun saat lakukan evakuasi timnya hanya memakai alat manual.

“saat evakuasi kami spoit dengan menggunakan semprot serangga yaitu vape dan bungkus sarang lebah menggunakan kantong plastik yang berukuran besar, karena malam kan lebah tidak bisa terbang”.

Tak hanya itu ia juga menambahkan, malam sebelumnya Tim Damkar pernah mengevakuasi saran tawon di rumah warga yang bertempat kelurahan Tafure, jadi dalam seminggu ini sudah rumah yang kami evakuasi sarang tawon.

Sarang tawon ini, kami akan bawa ke kantor untuk di musnahkan dengan cara membakar atau menggali lobang lalu di tanam, ujarnya. (ril)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *