Bupati Halteng Gelar Pertemuan Bersama 140 Petugas Kebersihan Kota Weda

Halteng, Transtimur.com – Bupati Halmahera Tengah menggelar pertemuan bersama petugas kebersihan yang bertugas di ruas-ruas jalan dalam Kota Weda. Kegiatan ini berlangsung di Aula Hi. Salahuddin, Rabu (7/1/2025), dan dihadiri sekitar 140 petugas kebersihan.

Pertemuan ini digelar atas apresiasi Bupati terhadap seluruh petugas kebersihan atas dedikasi dan kerja keras mereka dalam menjaga kebersihan Kota Weda. Dalam pertemuan tersebut, Bupati didampingi oleh Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kesehatan, serta Kepala UPTD Weda, Ibu Tri.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Halteng, Rivani Abd Rajak, mengungkapkan bahwa para petugas kebersihan selama ini telah bekerja dengan baik. Ia berharap pada tahun ini para petugas kebersihan dapat bekerja dengan seragam serta alat pelindung diri (APD) yang memadai. Ia juga menyampaikan bahwa penilaian Adipura telah dilaksanakan, dan Pemerintah Kabupaten Halmahera Tengah berharap Kota Weda dapat memperoleh predikat Kota Adipura.

“Seluruh jalur dalam kota sepanjang kurang lebih 19 kilometer menjadi lokus kerja petugas kebersihan. Untuk mekanisme pembayaran gaji tahun ini, diterapkan melalui sistem outsourcing,” ujarnya.

Dokumentasi: Para petugas Kebersihan Rapat Bersama Bupati Halteng.

Dalam arahannya, Bupati Halmahera Tengah, Ikram Malan Sangadji, secara konsisten menyampaikan apresiasi dan terimakasih kepada para petugas kebersihan atas dedikasi dan peran penting mereka dalam menjaga kebersihan Kota Weda.

Bupati juga menyampaikan terkait pentingnya Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG) bagi seluruh petugas kebersihan. Ia menjelaskan bahwa PKG merupakan program pemerintah pusat yang sepenuhnya gratis dan bertujuan untuk mengetahui kondisi kesehatan sejak dini, termasuk melalui pemeriksaan darah, sehingga tenaga kesehatan dapat mendeteksi potensi gangguan kesehatan.

Selain itu, Bupati mengingatkan agar seluruh petugas kebersihan menggunakan rompi keselamatan dan sepatu kerja saat bertugas. Rompi dengan bahan reflektif berfungsi meningkatkan keselamatan kerja karena dapat terlihat oleh pengendara dari jarak jauh, terutama pada malam hari.

Ia menegaskan bahwa Pemerintah daerah telah mengalokasikan anggaran untuk perlengkapan kerja, sehingga seluruh peralatan yang diberikan harus digunakan dan dijaga dengan baik.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Ikram Malan Sangadji juga menyampaikan bahwa bagi petugas kebersihan yang berstatus janda maupun lanjut usia, insentif akan mengalami kenaikan mulai Januari tahun ini dan dibayarkan setiap dua bulan sekali selama satu tahun.

Ia mengajak seluruh petugas kebersihan untuk terus menjaga kebersihan lingkungan dan memperkuat kepedulian bersama. Ia menyampaikan bahwa sepanjang tahun 2025, Kota Weda tidak lagi mengalami banjir, yang tidak terlepas dari peran petugas kebersihan dan kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan.

Termasuk, Bupati meminta petugas kebersihan untuk berani menegur masyarakat yang membuang sampah sembarangan. Ia menegaskan bahwa kebijakan tersebut menjadi tanggung jawab pemerintah daerah.

Terkait program sosial, Bupati menjelaskan bahwa berbagai insentif dan bantuan pemerintah, termasuk pemberian token listrik gratis bagi masyarakat yang memenuhi persyaratan, akan diberikan dengan ketentuan telah mengikuti PKG. Hal ini dilakukan agar bantuan pemerintah benar-benar berdampak pada kesejahteraan dan kesehatan masyarakat.

Sementara itu, Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kesehatan menyampaikan bahwa pelaksanaan PKG dilakukan oleh petugas kesehatan di puskesmas dan akan langsung dilayani saat petugas kebersihan datang memeriksakan diri. Pada kegiatan yang melibatkan banyak peserta, petugas kesehatan juga dapat langsung memberikan pelayanan di lokasi.

Kemudian pertemuan pun diakhiri dengan kegiatan Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG) bagi petugas kebersihan yang belum melakukan pemeriksaan kesehatan.