Badko HMI Jabodetabeka–Banten Gelar Forum Jakarta Economic Outlook 2026

Jakarta, Transtimur.com – Badan Koordinasi Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Jabodetabeka–Banten melalui Bidang Ekonomi Pembangunan, Ekonomi Kreatif, dan Kawasan Ekonomi Khusus sukses menyelenggarakan forum strategis “Jakarta Economic Outlook 2026: Strategi Menuju Kota Global dan Berkelanjutan” di Gedung MH Thamrin, Balai Kota Provinsi DKI Jakarta, pada Jum’at (14/11/25).

Kegiatan ini digagas sebagai ruang dialog lintas sektor yang mempertemukan akademisi, pemerintah daerah, pelaku industri kreatif, serta generasi muda strategis untuk merumuskan arah pembangunan ekonomi Jakarta di tengah percepatan transformasi digital, dinamika global, dan tuntutan keberlanjutan.

Ketua Bidang Ekonomi Pembangunan Badko HMI Jabodetabeka–Banten, Ismar Maulana Kharie, menyampaikan bahwa forum ini memiliki posisi penting sebagai mekanisme kolektif dalam membangun kapasitas ekonomi Jakarta yang tangguh dan adaptif.

“Jakarta Economic Outlook 2026 dirancang sebagai forum lintas sektor untuk menyusun rekomendasi kebijakan ekonomi yang tangguh, inklusif, dan berlandaskan nilai keislaman. Transformasi menuju kota global bukan hanya peluang strategis, tetapi juga sarat tantangan yang menuntut kesiapan kolektif,” ujar Ismar.

Ia juga menegaskan bahwa percepatan ekonomi digital, perubahan struktur industri, serta tuntutan keberlanjutan menjadi faktor yang harus dikelola melalui kepemimpinan intelektual generasi muda.

“Selain membaca peluang menuju kota global dan berkelanjutan, kita juga harus mengantisipasi berbagai risiko dan tantangan yang akan muncul. Mitigasi yang tepat dan strategi kebijakan jangka panjang menjadi kunci,” tambahnya.

Sebagai tindak lanjut konkret, hasil diskusi dan rekomendasi strategis dari forum ini akan disusun dalam bentuk Naskah Akademik dan Policy Brief yang akan disampaikan kepada Pemerintah Provinsi DKI Jakarta sebagai kontribusi substantif Badko HMI Jabodetabeka–Banten terhadap pembangunan ekonomi daerah.

“Dokumen ini kami harapkan dapat menjadi referensi strategis dalam mendukung arah pembangunan ekonomi Jakarta yang berdaya saing global sekaligus berkelanjutan,” tutup Ismar.