Halteng, Transtimur.com – Fagogoru Open Tournament (FOT) ke-5 resmi berakhir dan ditutup dengan kemenangan Panbar United atas Persigo FC. Pertandingan diwarnai adu penalti setelah 90 menit berjalan dan kedua tim dengan skor 0-0.
Meskipun di pertandingan ini, Panbar United sempat mencetak gol melalui sundulan kepala Zulham Zamrun (7) di menit normal babak pertama, gol tersebut dianulir karena posisi offside. Namun, semangat kedua tim tetap berkobar dan mereka menampilkan permainan terbaik mereka, disertai dukungan meriah dari penonton.
Wakil Bupati Halmahera Tengah, Ahlan Djumadil, bersama Sekertaris Daerah Bahri Sudirman, serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Halmahera Tengah, dan jajaran Pemerintah Halmahera Timur, hadir menonton pertandingan ini di Gelanggang Stadion Fagogoru Kota Weda, Kabupaten Halmahera Tengah, pada Rabu (12/11/2025) sore.
Fagogoru Open Tournament adalah bagian dari ajang silaturahmi, sebagai wadah untuk mempererat ikatan kekeluargaan diantara bangsa Fagogoru.
Sekertaris Panitia FOT, Fahrudin Ibrahim, dalam sambutannya menyampaikan, bahwa esensi mendalam dari turnamen ini bukan sekadar kompetisi untuk mencari juara, tetapi bagaimana menjaga nilai-nilai kebersamaan dan sportivitas.
“Turnamen ini adalah bagaimana kita memupuk dan memelihara nilai-nilai persatuan, sportivitas, dan kehormatan sebagai satu rumpun bangsa Fagogoru,” ujarnya.
Ia mengakui, bahwa dengan semangat dan kebanggaan, nampak antusiasme yang terlihat dari pemain, pelatih, dan suporter (sorak gembira di stadion) bukan semata-mata oleh hasil kemenangan, tetapi didorong oleh rasa bangga dan cinta pada tanah Fagogoru.
“Fagogoru Open Tournamen ini adalah cerminan sebagai representasi dari karakter masyarakat fagogoru yang dikenal gigih, sportif, dan menjunjung tinggi rasa kekeluargaan,” ucapnya.
Sekertaris Panitia, Fahrudin Ibrahim juga menyampaikan atas nama Panitia mengucapkan terima kasih sebesar – besarnya kepada Bupati Halmahera Tengah, Wakil Bupati Halmahera Tengah, dan Sekda Halteng, serta seluruh jajaran Pemda Halmahera Timur. Selain itu, rasa hormat setinggi-tingginya kepada sekretaris daerah dan wakil bupati Halmahera Tengah, atas peran mereka dalam menjaga kamtibmas bersama aparat keamanan.
Ia juga mengapresiasi kepada seluruh pihak, termasuk para sponsor, perangkat pertandingan, wasit, pengadilan lapangan, serta seluruh tim peserta yang telah berjuang dengan menjunjung tinggi sportivitas.
“Tidak lupa kami juga berterimakasih kepada seluruh masyarakat fagogoru, terutama masyarakat Kota Weda yang begitu menjunjung tinggi sportivitas sepak bola di kota Weda,” tuturnya.
Fahrudin juga mengakui adanya kekurangan dalam pelaksanaan turnamen ini. Ia menyampaikan permohonan maaf sebesar – besarnya atas kekurangan yang terjadi.
“Untuk itu, kami memohon maaf sebesar – besarnya, dan sesungguhnya perjalanan kali ini menjadi pelajaran berharga untuk penyelenggaraan yang lebih baik di FOT yang akan datang,” katanya.
Pada acara grand final dan penutupan, Panbar United diganjar hadiah berupa medali, piala tetap, trophy bergilir, dan uang sebanyak Rp 200 Juta. Sedangkan Persigo FC sebagai juara kedua, mendapat medali, piala, dan uang sebanyak Rp 150 juta.
Sementara itu, di momen yang luar biasa tersebut diumumkan juga pemberian dua penghargaan individu utama, yakni pemain terbaik dan top skorer. Penerima penghargaan ini diraih oleh Abdul Gani (top skorer) dan Cahyadi (pemain terbaik), keduanya dari tim Chuleyevo FC.
Sekedar informasi, penerima hadiah juara ketiga bersama, Chuleyevo FC dan Persemapura, masing-masing mendapat medali dan uang Rp 50 juta.












