Sula, Transtimur.com – Menyikapi hasil kelulusan peserta seleksi Pegawai Pemerintah Dengan Perjanjian Kerja (PPPK) tahap I maupun tahap II di lingkup Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sula Maluku Utara.
Pasalnya, terdapat beberapa Eks Calon Legislatif (Caleg) dari beberapa Partai Aktif yang lolos, hal ini yang kemudian Membuat Api amarah pada peserta yang nyata nyata tidak berpartai tapi di nyatakan tidak lulus.
Menanggapi hal tersbut, Suaib Daeng Sekretaris Umum Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) kepada transtimur.com Jum’at (5/9/25) mengatakan PANSELDA dan Badan Kepegawaian Dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Sungguh Sangat Keliru dalam menilai dan Meluluskan Peserta yang nyatanya Terlibat Praktis dalam Berpolitik (Eks Caleg) Pada tahun 2024.
Menurut Achiles sapaan akrabnya, berdasarkan Surat Keputusan KPU Kabupaten Kepulauan Sula Nomor 103 Tahun 2024 tentang Penetapan Hasil Pemilihan Umum Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Kepulauan Sula Tahun 2024 terdapat beberapa nama yang itu Lolos dalam Seleksi PPPK.
“Misalnya Pada salah satu Eks Caleg dari Partai Golkar inisial RB dan HB (Hero) pada Partai PKN, yang pernah Mencalonkan diri Pada tahun 2024 di nyatakan lulus Pada Seleksi PPPK dengan Keterangan R3/L sedangkan inisial YU yang juga pernah Mencalonkan diri Pada Pemilihan Umum Tahun 2024 di nyatakan lulus dengan keterangan R2/L Kemudian di batalkan dengan Keterangan Terlibat Politik Praktis Pada Pegumuman nomor : 800.1.2.2/738/VIII/2025 Tentang Pembatalan Hasil Kelulusan Peserta Seleksi Pegawai Pemerintah Dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Tenaga Tekhnis, Tenaga Kesehatan dan Guru di Lingkup Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sula,” ungkap Sekum.
“Jika ini benar benar murni ketidak sengajaan atau lalai dalam memferivikasi Peserta seleksi PPPK Maka Kami secera Kelembagaan mendesak PANSELDA untuk membatalkan Kelulusan saudara RB dan HB serta seluruh Peserta Seleksi yang Pernah Mencalonkan diri Pada Pemilihan Umum Tahun 2024,” Tegasnya.
“Jika Pernyataan kami tidak di tindak Lanjut maka jangan Salahkan kami jika kehadiran kami akan berbedah dari yang sebelumnya,” tutup Sekum IMM.












