Pemerintah Berencana Lantik Kepala Daerah Sebelum Maret 2025

Menteri Koordinator (Menko) Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi, dan Pemasyarakatan, Yusril Ihza Mahendra di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Jumat, 10 Januari 2025 Sumber : VIVA.co.id/Yeni Lestari

Jakarta, Transtimur.com – Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan, Yusril Ihza Mahendra, mengungkapkan bahwa pemerintah berencana untuk melantik kepala daerah terpilih pada Pilkada 2024 lebih awal. Rencana ini diperuntukkan bagi calon kepala daerah yang tidak terlibat sengketa di Mahkamah Konstitusi (MK).

Yusril menjelaskan bahwa pemerintah berharap agar proses sengketa di MK dapat berjalan dengan lancar, namun kepala daerah yang tidak terlibat sengketa bisa dipertimbangkan untuk dilantik lebih dahulu. Hal ini disampaikannya kepada wartawan di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, pada Sabtu, 11 Januari 2025. Menurut Yusril, jumlah daerah yang mengajukan gugatan ke MK relatif sedikit dibandingkan dengan daerah yang tidak mengalami sengketa. Di sisi lain, daerah yang tidak ada sengketa telah ditetapkan sebagai pemenang oleh KPU.

“Sebagian besar tidak ada sengketa. Yang sedang bersengketa di MK itu sekitar 300-an, jadi lebih banyak yang tidak bersengketa,” ujarnya.

Sebelumnya, Wakil Ketua Komisi II DPR RI, Dede Yusuf, mengungkapkan bahwa pelantikan kepala daerah dan wakil kepala daerah terpilih yang tadinya dijadwalkan pada Februari 2025, diundur hingga Maret 2025. Penundaan ini dimaksudkan agar pelantikan dapat dilakukan secara serentak setelah seluruh sengketa pilkada di MK selesai, yang dijadwalkan tuntas pada Maret 2025.

“Pelantikan akan dilaksanakan setelah semua tahapan, termasuk sengketa pilkada, selesai. Dengan demikian, pelantikan akan dilakukan serentak, bukan satu per satu seperti sebelumnya,” ungkap Dede pada 3 Januari 2025.

Sesuai dengan Peraturan Presiden Nomor 80 Tahun 2024, pelantikan pasangan calon gubernur dan wakil gubernur pada Pilkada Serentak 2024 direncanakan pada 7 Februari 2025. Sedangkan pelantikan pasangan calon bupati, wakil bupati, wali kota, dan wakil wali kota dijadwalkan pada 10 Februari 2025.

Dede menegaskan bahwa pelantikan para kepala daerah terpilih baru akan dilakukan setelah seluruh tahapan selesai, dengan kemungkinan besar pelantikan serentak akan berlangsung pada Maret 2025.