Harga Cabai Rawit di Maluku Naik Tajam dalam Tiga Bulan Terakhir

ilustrasi Cabe Rawit

Maluku,transtimur.com – Harga cabai rawit di wilayah Maluku mengalami kenaikan yang signifikan dalam tiga bulan terakhir, mencapai puncak tertinggi sepanjang tahun ini. Data terbaru dari Badan Pangan Nasional (Bapanas) menunjukkan bahwa harga cabai rawit pada Sabtu (1/6/2024) mencapai angka yang cukup tinggi, mempengaruhi berbagai kalangan masyarakat di daerah tersebut.

Menurut data yang dirilis oleh Badan Pangan Nasional (Bapanas) pada Sabtu (1/6/2024), harga cabai rawit di wilayah Maluku mencapai Rp55.510 per kilogram. Hal ini menandai kenaikan yang signifikan dari harga terendah pada awal tahun ini. Dalam tiga bulan terakhir saja, harga cabai rawit naik sebesar Rp13.620 per kilogram atau meningkat sekitar 32,51%.

Data juga menunjukkan bahwa tren kenaikan harga cabai rawit ini tidak terjadi secara merata di seluruh kabupaten/kota di Maluku. Beberapa kabupaten seperti Kepulauan Aru mencatat harga mencapai Rp107.000 per kilogram, sementara kabupaten lain seperti Kepulauan Tanimbar masih mempertahankan harga relatif lebih rendah sebesar Rp40.000 per kilogram.

Kenaikan harga cabai rawit ini telah mempengaruhi keuangan rumah tangga di Maluku. Meskipun terdapat penurunan harga dalam sepekan terakhir, masyarakat masih merasakan dampaknya karena kenaikan harga yang signifikan dalam periode yang lebih panjang. Beberapa faktor seperti ketersediaan pasokan dan fluktuasi musiman mungkin turut berkontribusi pada naiknya harga cabai rawit di daerah ini.

Dampak dari kenaikan harga cabai rawit juga dirasakan oleh sektor usaha kecil menengah dan industri makanan di Maluku. Peningkatan biaya bahan baku dapat mengakibatkan penyesuaian harga produk akhir, yang pada akhirnya bisa memengaruhi daya beli konsumen.

Pemerintah setempat diharapkan untuk mengambil langkah-langkah yang tepat guna mengatasi kenaikan harga cabai rawit ini, seperti meningkatkan produksi lokal dan mengendalikan impor, sehingga dapat mengurangi tekanan harga bagi masyarakat Maluku.