Transtimur.com – Camat Mangoli Barat, Ernawati Sapsuha di dampingi Danpos Mangoli Barat, Letda Arh Hari Setyo Utomo, pagi tadi menggelar rapat membahas konflik antara Desa Leko Sula, Kecamatan Mangoli Barat, dan Desa Falabihaya, Kecamatan Mangoli Utara, Kepulauan Sula (Kepsul).
Hal ini diungkapkan langsung oleh Camat Mangoli Barat, Ernawati Sapsuha ketika dikonfirmasi Jurbalis Transtimur Media Grup (TMG) Senin, (2/10/2022).
“Iya tadi kita buat pertemuan bersama Pemerintah Desa Leko Sula, dan BPD Leko Sula, untuk membahas konflik antar warga yang terjadi pada hari minggu kemarin,” ungkapnya.
Kata dia, Selain membahas konflik, pihaknya juga terus memberikan pencerahan pada warga agar tetap tenang dan jangan terbawa emosi karna situasinya masih memanas.
“Kami juga terus lakukan pengontrolan dan terus memantau Sis Kamtibmas paska terjadinya perkelahian antar pemuda Desa Leko Sula, dan Desa Falabisahaya,” ucapnya.
Ernawati juga menyampaikan, setelah pertemuan di Desa Leko Sula, pihaknya bersama Satgas Arhanud 3 langsung bergeser ke Desa Falabisahaya, untuk bertemu dengan Camat Mangoli Utara, Kepala Desa Falabisahaya, dan Kapolsek, guna berkoordinasi terkait Sis Kamtibmas dua desa tersebut.
“Setelah dari Leko Sula, kami langsung ke Fala bertemu Camat Mangoli Utara, Kades Fala dan Kapolsek kemudian berkoordinasi terkait keamanan dua desa ini, dan alhamdulillah sampai sekarang situasi masih kondusif,”. tuturnya.
Di akhir penyampaian, Camat berharap warga tetap tenang dan tidak ada dendam antar kedua desa. “Karna kasus ini telah ditangani oleh pihak yang berwajib dan akan diselesaikan sesuai hukum yang berlaku,” tutupnya. (MD)












