Perjalanan Bupati dan Puluhan Pimpinan OPD di Jakarta Tuai Kritikan

Transtimur.com – Keberadaan Bupati dan puluhan Pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dilingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Pulau Taliabu di Jakarta kembali menuai sorotan dari Akademisi Universitas Khairun (Unkhair) Ternate, Dr. Muammil Sunan.

Muammil menyebut bahwa, keberadaan puluhan pejabat tersebut hanya menguras anggaran daerah saja. Hal tersebut dikarenakan dari sekian pejabat yang berada di Jakarta, tak sedikit pula ada pejabat yang tak masuk daftar list pejabat yang diundang dalam kegiatan di maksud, namun memaksa ikut berangkat keluar daerah.

“Harusnya yang berangkat hanya yang diundang, karena ada kaitan dengan tupoksinya. Sehingga OPD lainnya harusnya tahu diri jika tidak diundang. Kalau tidak diundang bisa dipastikan mereka ke Jakarta sekedar jalan-jalan, bukan ikut kegiatan. Karena pastinya tidak ada dalam daftar undangan sebagai peserta,” sesal Muammil, Rabu (14/9/2022).

Menurutnya, bagi pimpinan OPD yang tidak diundang harusnya diam di daerah agar bisa memberikan pelayanan kepada masyarakat. Selain itu, tidak ada alasan bagi pimpinan OPD yang tak mendapat undangan untuk turut hadir di Jakarta meskipun kegiatan tersebut ada kaitan dengan tupoksinya.

“Pimpinan OPD harusnya biasakan sering berada di daerah agar bisa dekat dengan masyarakat. Jangan terlalu keluar daerah hanya menghabiskan anggaran daerah. Itu hanya alasan, kalau ada kaitan sudah pasti diundang dan itu sangat merugikan jika tidak ada timbal balik yang diberikan ke daerah karena sudah habiskan anggaran daerah,” timpalnya.

Dirinya juga menyarakan kepada Bupati dan Pimpinan OPD agar lebih banyak berada di daerah dan sering turun ke masyarakat agar lebih mengetahui kebutuhan dan permasalahan yang terjadi di masyarakat.

“Kurangi perjalanan keluar daerah, sering-sering turun ke masyarakat dan dengar keluhan mereka,” sarannya.

Sebelumnya, dengan dalih menghadiri undangan rapat koordinasi aksi nasional rencana percepatan pembangunan daerah tertinggal yang di selenggarakan oleh Kemendes PDTT di Jakarta pada Selasa (13/09/2022) kemarin, puluhan pimpinan Organisasi Perangkat daerah (OPD) dilingkup pemerintah daerah Kabupaten Pulau Taliabu ramai-ramai ke Jakarta.

Ironisnya, keberangkatan puluhan pejabat di Jakarta ini berdasarkan surat undangan Nomor :565/PDT.02/IX/2022 tertanggal 06 September 2022, hanya diikutkan 13 Pimpinan OPD dan Sekda Pulau Taliabu saja yang masuk dalam daftar undangan alias diundang.

Selain Sekda, Salim Ganiru, 13 pejabat yang masuk list undangan kegiatan ini antara lain, Kepala Bappeda, Hi. Syamsudin Ode Maniwi, Kepala BPBD, Sutomo Teapon, Kepala Dinas PU-PR, Supraidno, Kepala Dinas Perhubungan, Irwan Mansur, Kepala Dinas Kominfo, Gafarudin, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan, Abrar Silia, Kepala Dinas Pertanian, Septinus Barunggu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Masyudin La Maibambu, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan, Ridwan Aziz, Kepala Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja, Basri La Timbasa.

Kemudian Kepala Dinas Kesehatan, Kuraisia Marsaoly, Kepala Dinas Perindagkop dan UKM, Haruna Masuku dan Kepala Dinas Pemberdayaan masyarakat dan Desa, Agusmawati Toib Koten.

Sementara pejabat yang tak mendapat undangan diantaranya, Kepala Dinas Pendidikan, Citra Puspa Sari Mus, Kepala Dinas Dukcapil, Maslan, Kepala Dinas PTSP, Jumudin Jamau, Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Atma, Sekertaris DPRD, Moh. Amrul Badal, dan Kepala Dinas Perkim, Arwin Tamimi, Kadispora, Mansuh Mudo.

Kemudian, Kepala Badan Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD), Abd Kadir Nur Ali, Kepala Kesbangpol, Husen Adam, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumberdaya Manusia (BKPSDM), Surati Kene, Kepala Balitbangda, Gama Ashar dan Kepala Kantor Inspektorat, Gesberd Tani.

Selanjutnya, Kabag Umum dan Protokoler, Abdul Jalil, Kabag Tata Kelola Pemerintahan, M. Semarlan, Kabag Hukum, Julkifli La Jupa, Kabag BPBJ, Syamsudin, Kabag Kesra, La Ode Alwian dan Kabag Ortala, Kisman Duwila.

“Iya, memang yang diundang itu cuman 13 OPD dan Sekda saja, akan tetapi karena kegiatan itu ada keterkaitannya dengan OPD yang lain juga, makanya semua diikutsertakan,” ungkap Wabup, Ramli, Selasa 13 September kemarin.

Penulis: Asrul QueEditor: Lutfi Teapon