Transtimur.com – Fron Bersama Organisasi KePemudaan (OKP) Cipayung Plus dan Individu Pro Demokrasi menggelar aksi unjuk rasa tolak kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) tiga jenis, Pertalite, Pertamax dan Solar.
Fron OKP Cipayung Plus diantaranya PC PMII Kepulauan Sula, DPC GMNI Kepupulauan Sula, PC IMM Kepulauan Sula, KAMMI Daerah Kepulauan Sula dan LMND Eksekutif Kota Sanana.
Amatan wartawan Transtimur Media Grup (TMG) di depan kantor DPRD Kepsul pada Senin (12/9/2022) siang tadi.
Saat masa aksi datang di kantor DPRD, masa aksi tak temui satupun (25) anggota DPRD yang ada di kantor, yang ada hanya anggota Satpol PP yang berjaga di depan kantor DPRD.
Ancaman masa aksi untuk memboikot kantor DPRD pun gagal karena dihadang anggota Satpol PP, meski terjadi saling dorong antara masa aksi dan Satpol PP.
Hingga berita ini tayang, tak satupun anggota DPRD yang dapat dikanfirmasi termasuk Sekwan Ali Umanahu, karena mereka tak ada di kantor. Belum diketahui alasan wakil rakyat itu tak berkantor. (red)












