Transtimur.com – Hujan selama 3 jam mengguyur wilayah Pulau Mangoli, Kabupaten Kepulauan Sula, Maluku Utara, sedikitnya 50 rumah warga Desa Capalulu, Kecamatan Mangoli Tengah, terendam banjir.
Tidak hanya rumah warga, fasilitas sekolah yakni SMK Negeri 9 Mangoli Tengah dan SMP Negeri 2 Mangoli Tengah ikut terendam banjit.
Bahkan jembatan penghubung Desa Capalulu- Desa Wai,U Kecamatan Mangoli Tengah ambruk alais patah. sedangkan Puskesmas Pembantu (Pustu) terancam ambruk.
Ketua Badan Permusayawaratan Desa (BPD) Capalulu, M. Takdir Englen ketika di hubungi via telpon selulernya Minggu (10/7/2022).
Ia mengatakan bahwa banjir terjadi di Desa Capalulu disebabkan karena wilayah pulau mangoli Khsusnya di Desa Capalulu diguyur hujan selama kurang lebih 5 jam.
“Hujan dari jam 2 dan jam 3 sudah mulai banjir. Banjir tepat di RT001 RT002 dan RT003 Dusun 1 dan dusun 3 Desa Capalulu,”kata Takdir.
Eten sapaan akrab M. Takdir Englen bilang, kejadian tersebut kurang lebih 50 rumah warga terendam banjir.
Hingga saat ini lanjutnya, BPD dan Pemdes Capalulu belum dapat melakukan kroscek rumah warga secara keseluruhan karena masih hujan.
“Besok baru kami dari BPD dan Pemdes Capalulu melakukan pendataan rumah warga, baik yang terendam banjir dan menghitung kerugian,”jelasnya.
Terpisah, salah seorang warga Desa Capalulu Baco umaternate meminta Pemda Kepulauan Sula dibawah kepemimpinan Bupati Fifian Adeningsi Mus (FAM) dan DPRD Sula agar segera memperhatikan banjir yang terjadi di Desa Capalulu.
“Banjir di Desa Capalulu bukan baru terjadi tadi siang tapi sudah berulang kali tapi Pemda Sula hanya datang lihat dan foto tapi tidak ada tindak lanjut apa-apa,”tegas Baco. (red)












