Polres Sula Gelar Apel Operasi Bina Kusuma Kie Raha 2022

Transtimur.com – Polres Kepulauan Sula, Polda Maluku Utara menggelar Apel pasukan  dalam rangka operasi Kepolisian Kewilayahan Bina Kususma Kie Raha Tahun 2022.

Kegiatan tersebut berlangsung di lapangan apel mako Polres Kepulauan Sula, Rabu (15/6/2022) Pukul 08.20 Wit.

Selaku Pimpinan Apel Kabag Ops Polres Sula AKP Ayub Patty SH. selaku komandan apel, Kasat Bimnas IPTU Muslim Umabaihi

Selaku Pimpinan Apel, Wakapolres Kepulauan Sula, Kompol Catur Erwin Setiawan SIK.MH, menyampaikan ucapan salam dan syukur atas kesempatan/waktu hingga pelaksanaan apel operasi bina Kusuma Kie Raha tahun 2022 dapat terlaksana sebagai awal pengabdian diri kepada bangsa dan negara.

Pelaksanaan apel sebagai langkah awal guna pengecekan kesiapan baik aspek personil, materil, sarana prasarana serta kelengkapan pendukung lainnya agar kegiatan operasi berjalan dengan lancar dan memperoleh hasil yang optimal,”kata Catur.

Catur mengatakan, operasi bina Kusuma Kie Raha Tahun 2022 merupakan operasi kepolisian yang digelar oleh Ditbinmas Polda Malut dan jajaranya sebagai bentuk operasi Harkamtibmas yang mengedepankan personil berseragam yang diarahkan pada sasaran potensi gangguan (PG), Ambang Gangguan (AG) agar tidak menjadi Gangguan Nyata (GN). 

“Operasi ini juga bertujuan untuk mencegah dan menangkal segala bentuk tindak kriminal atau kejahatan yang diakibatkan oleh perilaku atau tindakan preman dan premanisme Akibat dari gejolak sosial ekonomi masyarakat.

Selain itu, lanjut Catur Erwin, untuk membangun dan menumbuhkembangkan kesadaran masyarakat akan pentingnya situasi Kamtibmas yang aman dan kondusif guna mendukung pemulihan ekonomi nasional serta menjamin kenyamanan masyarakat dalam melakukan aktivitas.

“Kita sadari bahwa pandemi COVID 19, akan berdampak pada situasi sosial ekonomi masyarakat yang apabila tidak diantisipasi dan dikelola dengan baik dapat berpotensi menimbulkan kerawanan dan kecenderungan meningkatnya ancaman terhadap keamanan,”sambung Erwin 

“Baik dalam bentuk kejahatan konvensional, transnasional maupun kejahatan lainnya yang dapat menimbulkan stabilitas Kamtibmas. Untuk itu melalui operasi bina Kusuma diharapkan mampu membangun harmonisasi dengan setiap elemen masyarakat termasuk para tokoh dengan lebih fokus kepada pencegahan serta penangkalan gangguan Kamtibmas dan issu provokatif yang tidak menutup kemungkinan dipicu melalui kasus-kasus penyakit masyarakat,”harapnya.

Orang nomor dua di Mapolres Kepulauan Sula itu bilang, adapun target pada operasi bina Kusuma yakni preman yang meresahkan masyarakat seperti perilaku mabuk-mabukan, gang Motor, meminta secara paksa uang diberbagai tempat yakni pelabuhan, bandara, terminal pertokoan dan lain sebagainya). 

“Penyakit masyarakat lainya seperti pembuat, penjual, pengkonsumsi miras serta bisnis prostitusi dan perjudian,”jelas Kompol Catur.

Untuk pimpinan wilayah lanjut Erwin, Kapolda Maluku Utara selaku penanggungjawab kebijakan operasi memerintahkan Ditbinmas dan jajaranya untuk melaksanakan operasi ini dengan penuh rasa tanggung jawab, dan dalam pelaksanaannya wajib mempedomani peraturan serta perundangan yang berlaku agar setiap langkah teknis/taktis selama operasi tidak terjadi kesalahan baik secara administrasi maupun operasional 

“Dan yang perlu diperhatikan adalah operasi ini didukung oleh anggaran negara yang wajib dipertanggung jawabkan dalam bentuk produk perwabku dan pelaporan,”kata dia. (red)