Transtimur.com – Sekretaris Panitia Sepak Bola Bupati Sula CUP, Alfarabi Umaternate membantah rumor yang beredar di masayarakat terkait hutang lapangan Bola Kaki di Desa Waiipa, Senin (30/5/2022).
Kenapa tidak, rumor yang beredar bahwa Pemda Kabupaten Kepulauan Sula telah meunggak biaya kontrak lapangan Roma Ewang di Desa Waiipa, Kecamatan Sanana.
“Berkaitan dengan segala urusan Tournament Bupati Cup yang di selenggarakan di Lapangan Romba Ewang sudah ada kesepakatan antara kami Panitia dan Pemuda Desa Waiipa,”kata Alfarabi
Alfarabi Umaternate mengatakan, jadi terkait dengan rumor yang beredar dikalangan masayarakat itu tidak benar, karena kami dari panitia pelaksana sebelum menggunakan lapangan pada pembukaan bola kaki sudah pasti kami melakukan koordinasi.
“Mulai dari pemerintah Desa sampai pada teman-teman Pemuda Desa Waiipa sehingga lapangan itu kami bisa gunakan,”sambung Alfarabi
“Dari situ sudah ada kesepatan kami dengan mereka terkait dengan proses penggunaan lapangan. Makanya mulai dari persiapan pekerjaan dan lain sebagainya itu teman-teman pemuda di sana (Wai ipa reed) yang ambil alih,”ungkapnya.
Dikatakan, kelengkapan-kelengkapan lapangan yang masih kurang, semua panitia berusaha untuk menggulangi sesuai kebutuhan rekan-rekan di sana (Pemuda Waiipa red).
“Pembicaraannya mereka kerja bukan kerja biasa-biasa saja tetapi selesai pekerjaan mereka juga kami pahami, diluar dari sewa lapangan. Sedangkan untuk sewa lapangan, kita sudah sepakati bersama,”ujarnya.
Selain itu, Aby sapaan akrab Alfarabi mengatakan, rencana pembukaan kegiatan tadi itu dilaksanakan di lapangan bola kaki Kampung pisang, Desa Fagudu, Kecamatan Sanana, namun karena faktor cuaca lapangan tersebut belum dapat digunakan sehingga acara pembukaan kami alihkan ke lapangan ke Romba Ewang Desa Waiipa.
“dan Alhamdulillah selama kegiatan pembukaan berlangsung tidak ada kendala. Ini juga berkat kerja keras teman-teman pemuda Desa Wai Ipa,”tutur Aby.
Pria kelahiran Desa Kou, Kecamatan Mangoli Timur, Kepulauan Sula itu bilang bahwa sampai pada malam ini pun dirinya masih berkomunikasi dengan ketua Pemuda dan mereka percayakan kepada dirinya untuk mengurus segala hal yang berkaitan dengan lapangan bola kaki.
“Jadi tidak ada persoalan apa-apa antara kami dengan pemuda desa Wai Ipa. Bagi saya sendiri di momentum HUT ini kita seharusnya mengangkat kembali moto Dad Hia Ted Sua, jangan kemudian meyebar informasi sepihak yang hanya sepihak yang kemudian merugikan kita dan membuat jarak antara kita sesama orang Sula,”Pintanya menutupi.
Ketua Pemuda Waiipa Tidak Tau Soal Berita Media Online
Selain itu,Ketua Pemuda Desa Waiipa, Kecamatan Sanana, Kabupaten Kepulauan Sula, Maluku Utara, Kadir Duwila mengakui tidak mengatehaui terkait dengan persoalan Pemberitaan di salah satu media Online.
“Mengenai berita ini saya tidak tahu,”akui Kadir Duwila ketika dikonfirmasi wartawan via Whatsap Senin (30/5/2022) malam.
Bahkan kata Duwila bahwa pihaknya sudah berkoordinasi dengan salah satu Bendahara dan mereka berjnanji akan menyelesaikan sisa upaya lapangan bola kaki Romba Ewang yang sudah dibicarakan sebelumnya.
“Jadi tentang berita ini saya tidak tahu menahu, karna kami sudah ada koordinasi, Iya Saya juga kaget kenapa ada berita begitu Karena kemarin kami kordinasi dengan baik”. Cetus Kadir.












