Habiskan Rp 6 Miliar, Pasar Manatol Falabisahaya Tak Difungsikan

Bangunan Rakyat Manatol Falabisahaya dibangun pada Tahun 2018

Transtimur.com Habiskan anggaran Rp 6 miliar, bangunan pasar rakyat Manatol di Falabisahaya, ibu Kota Kecamatan Mangoli Utara, Kabupaten Kepulauan Sula, Maluku Utara.

Proyek bangunan pasar tersebut dianggarkan sebanyak dua kali dalam satu tahun anggaran yakni anggaran tahap pertama sebesar Rp. 1.143.412.685,17 bersumber dari APBD 2018 dan anggaran tahap kedua sebesar Rp 5.670.537.457,81 yang bersumber dari Dana Aloaksi Khsusus (DAK) 2018.

Berdasarkan data yang dikantongi media ini Jumat (20/5/2022) menyebutkan pemenang tender proyek pembangunan pasar rakyat manatol tahap pertama dimenangkan oleh CV. Pelita Mas dengan anggaran sebesar Rp 1.143.412.685,17.

Bangunan Pasar

Pelita Mas mulai kerja tepat pada tanggal 29 Maret 2018, pekerjaan tahap pertama terdiri dari pekerjaan persiapan, pekerjaan tanah dan urugan, pekerjaan pondasi, pekerjaan beton, pekerjaan dinding, pekerjaan plesteran dan acian, pekerjaan atap, pekerjaan plafond, pekerjaan keramik, pekerjaan kusen, pintu dan jendela, pekerjaan instalasi listrik, pekerjaan pengecetan, pekerjaan lain-lain.

Sedangkan pemenang tender pekerjaan tahap kedua Pasar Rakayat Manatol Falabisahaya adalah PT. Evenco Putra Insti dengan anggaran sebesar Rp 5.670.537.457,81 yang bersumber dari DAK Tahun Anggaran 2018.

Evenco Putra Inti mulai pekerjaan tepat pada tanggal 21 September 2018 dengan pekerjaan terdiri dari pekerjaan pendahuluan, pekerjaan tanah dan struktur bawah, Pekerjaan Struktur Tengah, Pekerjaan Atap, Talang dan Listplank.

Pekerjaan Dinding, Pekerjaan Pelapis Dinding, Pekerjaan Pelapis Lantai, Pekerjaan Pengecetan, Pekerjaan Kusen, Pekerjaan Kunci, Engsel dan Aksesoris Kusen, Pekerjaan Plafond dan Langit-langit, Pekerjaan Lain-lain. Pekerjaan Elektrikal dan Mekanikal XIV. Pekerjaan Plumbing XV. Pekerjaan Sistem Pemadam Kebakaran XVI. Pekerjaan Bak Sampah.

Bangunan pasar lama

Berdasarkan hasil investigasi di lapangan pada, Senin (16/5/22) lalu oleh tim Transtimur.com, nampak bangunan pasar tersebut jauh dari pusat perbelanjaan ibukota Kecamatan Mangoli Utara dan diibiarkan terbengkalai dan ditumbuhi rumput liar.

Anggaran Proyek Pasar Rakyat manatol Falabisahaya itu bersumber dari Dana Aloaksi Khsusus (DAK) Tahun Anggaran (TA) 2018 sebesar Rp 6 miliar, itu terlihat tidak ada asas manfaat sema sekali.

Banguna pasar itu dibangun pada Masa Pemerintahan Bupati dan wakil Bupati Hendrata Thes dan Zulfahri Abdula Duwila (HT-Zadi) (***).

 

 

 

 

 

Penulis: Ikbal BuamonaEditor: Lutfi Teapon