Pemda Kepulauan Sula Peringati Hardiknas di Istana Daerah

Bupati Kepulauan Sula, Hj. Fifian Adeningsi Mus

Transtimur.com– Upacara Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2022 oleh, Pemda Kabupaten Kepulauan Sula, Maluku Utara dilaksanakan pada Jumat (13/5/2022).

Peringatan tersebut tidak dilaksanakan sebagaimana tanggal mestinya, yakni 2 Mei kemarin, sebab bertepatan dengan hari idul fitri 1443 H dan cuti bersama seluruh Indonesia.

Hadir dalam Upcara tersebut Bupati Kepulauan Sula, Hj. Fifian Adeningsi Mus, Wakil Bupati Kepsul, Ir. Saleh Marasabessy M.si, Wakil ketua I DPRD Kepsul, Ahkam Gajali S.Ag, Wakapolres Kepsul, Kompol Catur Erwin Setiawan S.I.K M.H, Kajari Kepsul, Burhan S.H M.H, Ketua Pengadilan Sanana, Joko Iriyono Budisarwoko SH, Sekda Kepsul, Muhlis Soamole, S.H, Asisten III Pemda Kepsul, H. Zaidun S.Pd M.Pd, Kadis Pendidikan Kepsul, Rifai Haitami, Wadangki Brimob Yon B Sanana, IPDA Willem M. Hatallaibessy.

Pantauan Transtimur.com, yang bertindak sebagai pembina upacara adalah Hj. Fifian Adeningsih Mus, S.H Selaku Bupati Kepulauan Sula, sedangkan yang bertindak sebagai perwira upacara ialah Samsudin Umacina dan selaku komandan upacara ialah Bahri Fataruba.

Sementara itu untuk peserta upacara yaitu Satu Platon ASN Dinas Pendidikan Pemda Kepsul, Dua Platon ASN Gabungan di Lingkup Pemda Kepsul, Satu Platon Siswa SMP Negeri 1 Sanana, Dua Platon Siswa Madrasah Tsanawiyah Negeri Sanana, Empat Platon Siswa SD Negeri  sekecamatan Sanana.

Bupati Kepulauan Sula, Hj. Fifian Adeningsih Mus, S.H selaku pembina upacara, dalam pidatonya mengatakan, selama 2 tahun terakhir banyak tantangan yang harus kita hadapi bersama yang tidak pernah terbayangkan sebelumnya bahkan kita mungkin tidak pernah membayangkan bahwa kita semua dapat mengatasinya.

“saudaraku adalah bukti-bukti bahwa kita jauh lebih tangguh dari semua tantangan, lebih berani dari rasa ragu dan tidak takut untuk mencoba, kita hanya mampu melewati tetap berdiri di garis depan untuk memimpin pemulihan dan kebangkitan di tengah hantaman ombak yang sangat besar kita harus arahkan kapal besar bernama Merdeka belajar yang di tahun ketiga ini telah mengarungi pulau-pulau di seluruh Indonesia,”Ungkap FAM.

Ia menjelaskan, kurikulum Merdeka belajar yang berawal dari upaya untuk membantu para guru dan murid di masa pandemi terbukti mampu mengurangi hilangnya pembelajaran. Kurikulum merdeka belajar sudah diterapkan di lebih dari 140. 000 satuan pendidikan di seluruh Indonesia.

“Anak-anak kita juga tidak perlu khawatir karena assessment nasional yang sekarang kita digunakan tidak bertujuan untuk menghukum guru atau murid tetapi sebagai bahan refleksi agar guru terus mendorong untuk belajar supaya kepala sekolah termotivasi untuk meningkatkan kualitas sekolahnya menjadi lebih inklusif,”Tutup mantan Kepala Dinas Pendidikan Pulau Taliabu itu.

Untuk informasi, bahwa serangkaian kegiatan menyambut Hardiknas berupa, Pemberian Santunan Kepada Anak Yatim Piatu Siswa Sekolah Dasar Kepsul sebanyak 30 Orang, Penampilan Display Marching Band oleh Siswa Madrasah Aliyah Negeri Sanana, Pembacaan Puisi, dan penampilan Tarian A Bata-bata.

Ada juga serangkaian lomba yang akan diselenggarakan pasca upacara Hardiknas di halaman Istana Daerah (ISDA) Sore ini.

Penulis: Ikbal BuamonaEditor: Lutfi Teapon