Transtimur.com – Dalam rangka merayakan Hari Raya Idul Fitri 1443 H, Himpunan Pelajar Mahasiswa Bega (HPMB) beserta pemuda Desa Bega Kecamatan Sulabesi Tengah Kabupaten Kepulauan Sula Maluku Utara telah melakukan kegiatan pencak silat. Senin, (2/5/2022).
Dalam amatan transtimur.com kegiatan yang diberi tema “Mengangkat Kembali Tradisi dan Budaya untuk Dikenal Kembali di Era Generasi Milenial (Manatol, Manayana, Manawak”, tersebut turut diraimaikan oleh Masyarakat setempat.
Ketua panitia, Gadri Fatmona menyampaikan, proses kesiapan latihan pencak silat sudah dipersiapkan jauh sebelumnya.
“Alhamdulillah kegiatan ini dibantuk oleh semua pihak. Mulai dari HPMB, pemuda, sesepuh, dan juga pemerintah desa Bega,” katanya.
tujuan pelaksanaan kegiatan ini Lanjut Gardi, supaya bisa mengangkat tradisi dan budaya lokal dari generasi ke generasi, khususnya generasi Desa Bega.
“Peserta yang mengikuti kegiatan ini direkrut dari siswa-siswi tingkat SD, SMP, SMA dan Umum sebanyak kurang lebih 40 peserta dan dilatih oleh tiga Orang Guru Pencak Silat, ” Tutur Gadri.
Terpisah, kepala Desa Bega, Darmin Fatmona ketika diwawancarai ia mengakui, pencak silat memang sudah ada di Desa Bega sejak zaman dahulu.
“Di Desa Bega, yang namanya seni dan budaya pencak silat sudah ada sejak lama dari zaman dahulu, terutama dalam perayaan momentum hari-hari besar seperti, lebaran Idul Fitri dan Idul Adha. Selain itu, pencak silat yang dilakukan ini juga bertujuan dapat dijadikan sebagai bekal ilmu bela diri, ” ungkapnya.
Selain itu, Darmin pun menyampaikan apresiasi kepada panitia dan seluruh pihak yang turut membantu. Sebab dengan adanya kegiatan ini, memberikan dampak positif yang baik terhadap masyarakat.
“Selaku penanggung jawab di Desa Bega, saya sangat beri apresiasi kepada generasi Bega yang telah melakukan kegiatan ini, karena ini juga bagian daripada tradisi dan budaya yang perlu dijaga. Kemudian dengan adanya kegiatan ini, pemuda maupun masyarakat lebih fokus kepada kegiatan yang dilakukan, tidak melakukan hal-hal yang memang kita tidak inginkan bersama, “imbuhnya. (Lut)












