Acara Meriah Ramadan Desa Waigoiyofa Di Helat

Transtimur.com-Acara meriah Ramadan yang di selenggarakan oleh Ikatan Pelajar Mahasiswa Waigoiyofa (IPMW) di Desa Waigoiyofa, Kecamatan Sulabesi Timur, Kabupaten Kepulauan Sula di helat malam tadi, Sabtu malam (16/4/2022).

Ketua panitia meriah Ramadan Desa Waigoiyofa, Jufani Buamona dalam laporannya menyampaikan, perlu di ketahui bahwa perkembangan jaman saat ini paradigma mahasiswa pun mengalami tantangan yang stimulant, karena laju teknologi yang begitu cepat di ikuti juga dengan pengaruh ke generasi yang cukup signifikan.

“Dengan demikian, melalui kegiatan yang kami selenggarakan ini di harapkan mampu menjawab membawa generasi yang berakhlak sesuai dengan tema kegiatan Bersama Ramadan Kita tingkatkan Budaya Pendidikan Religius yang Berbasis Kearifan Lokal,”Ujarnya dia.

Selain itu, ketua umum Ikatan Pelajar Mahasiswa Waigoiyofa (IPMW), Armin Kemhay mengatakan, semangat awal dari perkumpulan mahasiswa dan membetuklah panitia penyelenggara kegiatan tersebut.

“Pengaruh teknologi yang begitu cepat mempengaruhi kebiasaan dan cara hidup masyarakat hingga kita cenderung lebih mengutamakan kegiatan-kegiatan yang seremonial ketimbang kegiatan yang berbau keagamaan,”Tukasnya.

Di tempat yang sama Kepala Desa Waigoiyofa, Gairil Basahona menjelaskan bahwa, Dari tema yang diangkat oleh panitia memberikan penegasan bahwa kita semua saat ini yang berada disini wajib meneruskan perjuangan leluhur untuk terus mempertahankan tradisi kegamaan yang di tinggalkan.

“Dari cerita rakyat yang berkembang bahwa sekitar tahun 1200 – 300 san para alim ulama sula pada umumnya dan alim ulama Desa Waigoiyofa pada khususnya menggunakan tarian, Kasidah, Gambus, untuk menyiarkan agama islam, yang paling membekas saat dan terus di pertahankan adalah peringatan maulid menggunakan rabana dalam membaca shalawat nabi yang masih di pertahankan hingga saat ini,”Beber Kades.

Gairil mengungkapkan, tradisi leluhur dengan kekuatan akidah dan basis spritual yang kuat sehingga Desa Waigoiyofa adalah satu-satunya desa yang masih menolak untuk pesta joget di selenggarakan hingga saat ini.

“Kaitanya dengan meriah Ramadan seperti ini marilah sama-sama kita memberikan support dan dukungan penuh kepada adik-adik kita, anak-anak kita untuk selalu turut andil dalam acara yang bersifat religius seperti ini, sehingga mental generasi kita dengan sendirinya akan terbentuk,” Tutup Alumnus UMMU Ternate itu.

Penulis: Ikbal BuamonaEditor: Lutfi Teapon