Kadisparbud Sula, Kamaludin Drakel Bantah Pernyataan Rizal Drakel Terkait Honor Penari FTW

Transtimur.com – Mantan Kepala Dinas Parawisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Kepulauan Sula, Maluku Utara, Rizal Drakel membenarkan dirinya telah mencairkan anggaran untuk honor penari kolosal pada Festival Tanjung Waka (FTW) yang digelar pada 26 Maret 2022 lalu.

“Sudah, sudah dicairkan cuma pelaksanaannya yang belum. Jadi tanya ke Dinas,”jawab singkat Rizal ketika dihubungi via telpon seluler pada Selasa (12/4/2022) malam.

Pernyataan mantan Kadisparbud, Rizal Drakel dibantah oleh Kadispar Kamaludin Drakel.

Kamaludin mengatakan sejak dirinya menjabat sebagai Kadispar, Rizal hanya menyerahkan anggaran sebesar Rp 100 juta.

“Sekarang dia kase uang cuman 100 juta dan dia suru bayar satu orang penari kolosal sebesar Rp 500 ribu apakah itu tidak menimbulkan masla baru?, kalau tidak menimbulkan maslah, maka detik ini juga saya bayar,”kata Kamaludin.

Lanjut Kamaludin, dirinya sampat bertanya kepada mantan kadis Rizal Drakel, bagimana cara pembagian uang 100 juta dengan 250 orang penari kolosal.

“Uang Rp 100 juta itu dibagikan ke anak-anak penari 250 orang, satu orang satu juta baru Rizal minta bagi satu penari Rp 500 ribu, itu baginya bagaimana?,”sambung Kamaludin

“Karena uang tidak cukup, akhirnya bendahara juga tidak bisa bayar, karena kalau di bayar menimbulkan masalah, jadi uang itu masih ada di bendahara sekarang,”bebernya.

Kamaludin menambahkan, dengan masalah tersebut dirnya di perintahkan oleh Bupati Kepulauan Sula, Fifian Adeningsi Mus (FAM) untuk segera menyelesaikan persoalan honor penari kolosal FTW.

“Ibu Bupati perintahkan untuk segera membayar anak-anak penari punya uang, karena bupati sangat memprihatinkan dan mempunyai rasa kepedulian terhadap persoalan ini, “tutupnya.

Penulis: Lutfi TeaponEditor: Redaksi