Transtimur.com – Dinas Kelauatan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Kepulauan Sula, Maluku Utara, telah melakukan Sosialiasi kampung nelayan Bajo. Kegiatan yang berlangsung di kantor Desa Bajo, Kecamatan Sanana Utara, dihadiri oleh Tim Verifikasi dari Direktur Jendral (Dirjen) Perijinan dan Nelayan, Kementrian Kelautan dan Perikanan (KKP), Kamis (10/3/2022).
Plt Kepala Dinas Keluatan dan Perikanan Kepsul, Sahlan Norau, saat diwawancarai Transtimur.com, Menyampaikan pada tahun 2021 lalu, program ini sudah dilakukan tim ferivikasi untuk penentuan Kampung Nelayan Nasional, karena kondisi Covid-19 akhirnya di pending, sehingga Maluku Utara hanya satu Desa yang lolos yakni Desa Tomalou, Kota Tidore Kepulauan.
“Untuk Kabupaten Kepualauan Sula, timnya baru tiba kemarin sehingga tadi ada pertemuan dengan masyarakat Desa Bajo, untuk meminta masukan terkait dengan proses ferivikasi dan penilaian untuk di tetapkan sebagai Kampung Nelayan Maju, “jelas Sahlan.
Tujuan Program ini lanjut Sahlan, untuk menjaga kebersihan lingkungan, meningkatkan kesehatan, dan infrastruktur.
“yang menjadi kebutuhan masyarakat di Desa Bajo ini yakni sarana dan prasarana air bersih, jalan kayu (papan) dan juga sarana prasarana penangkapan itu yang menjadi poin penting untuk di usulkan ke Kementerian, ” Katanya.
Menurut Sahlan, di Kepualauan Sula dipilih Desa Bajo karena memang skala prioritas pada sentral perikanan dari karakteristik Masyrakatnya.
“maka kami memilih Desa Bajo salah satu Desa yang di usulkan di tahun 2022 sebagai Kampung Nelayan Maju, tuturnya.
“Dengan kesiapan sarana pendukung yang suda ada di Desa Bajo, dan juga kerja sama dan komunikasi serta antusias masyarakat Desa Bajo sebagai Desa Nelayan Maju ini cukup, Itu juga merupakan satu faktor untuk bagimana Desa Bajo menjadi Kampung Nelayan Maju, ” sambung Sahlan.
Secara terpisah Dirjen Perijinan dan Kenelayaan, Kementerian Kelautan dan Perikanan, Rusdi Hamza mengatakan dirinya ditugaskan untuk mengidentivikasi Kabupaten Kepulauan Sula tepatnya di Desa Bajo untuk di jadikan Kampung Nelayan Maju.
“Dengan kondisi seperti ini semoga, muda-mudahan, Desa Bajo ini menjadi Kampung Nelayan Maju,”harapnya.
Rusdi menambahkan dengan Hasil sosialisasi tadi, karena Desa Bajo ini kita lihat dari segi kriterianya sudah mencukupi Kriteria Kampung Nelayan Maju.
“Nanti laporan kami, kalau Desa Bajo ini Sudah layak, Insyallah kami akan membantu karena memang tugas kami dari kementerian, tapi kami juga memohon dukungan dari Masyarakat Desa Bajo jangan sampai Desa ini sudah menjadi Kampung Nelayan Maju, namun kedepannya tidak dimanfaatkan dengan baik”tutup Rusdi.












