Hari ke 3, Pencarian korban Laka Laut Masih belum Membuahkan Hasil

Transtimur.com — Hari ke 3, Pencarian satu orang korban dari peristiwa Longboat terbalik di perairan Kepulauan Sula pada Senin (21/2/2022) kemarin atas nama Alia Fataruba masih belum membuahkan hasil.

Danpos Basarnas Sula, Fadli Malagapi melalui rilis yang di terima Transtimur.com, Rabu (23/2/2022) mengungkapkan bahwa, proses pencarian korban atas nama Alia Fataruba di pada pukul 08.45 wit (pagi), hingga sore dini hari masih belum membuahkan hasil.

Fadli bilang, pukul 08.45 wit seluruh SRU tiba di Area Pencarian masing-masing untuk melaksanakan pencarian. Setelah itu, pada pukul 13.30 wit seluruh SRU merapat ke Desa Wainin utk istirahat dan refuel.

“Kemudian, pada pukul 15.15 wit tim SAR Gabungan kembali melanjutkan pencarian sortie ke II,”Ungkap dia.

Karena proses pencarian masih belum membuahkan hasil lanjut Fadli, maka tim SAR gabungan kembali ke posko Aju Dermaga pelabuhan Sanana pada pukul 17.00 wit dan selanjutnya melaksanakan debreafing dengan hasil evaluasi yakni, Search Area yg tercover hanya area SRU 2. Area SRU 1, 3 dan 4 masih belum tercover secara keseluruhan diakibatkan faktor cuaca. Sehingga SRU 1, 3 dan 4 melakukan pencarian di Pesisir.

“Operasi tim SAR gabungan hari ke 3 dihentikan sementara dengan hasil masih Nihil dan selanjutnya akan dilanjutkan kembali pada (24/2/2022) pada pukul 07.30 wit,”Lanjut dia.

Fadli menyebutkan, unsur yang terlibat dalam proses pencarian ini ada dari Basarnas 5 orang, Sat Polairud Polres Sula 6 orang, Pos AL Sula 2 orang, BPBD Kepsul 20 orang, Kodim 1510 Sula 2 orang, KPLP Sanana 6 orang, KP3 3 orang, Kompi 1 Batalyon B Pelopor Brimob 4 orang, Masyarakat Desa Bruakol 7 orang, Masyarakat Desa Bajo 13 orang.

“Alat yang digunakan untuk proses pencarian ini adalah RIB Basarnas 1 unit, Speedboat Polairud 1 unit, Speedboat Pos AL Sula 1 unit, Longboat Masyarakat 7 unit, RIB KPLP Sanana 1 unit,”Tutup Fadli.

Penulis: Ikbal/LutfiEditor: Redaksi