Hari Kedua, Pencarian Korban di Perairan Kepsul Nihil

Transtimur.com — Proses pencarian korban longboat terbalik pada Senin (21/2/2022), kemarin atas nama Alia Fataruba tidak membuahkan hasil.

Danpos Basarnas Sula, Fadli Malagapi melalui rilis yang di terima redaksi transtimur.com, Selasa (22/2/2022) mengatakan, proses pencarian korban laka laut atas nama Alia Fataruba dimulai pada pukul 08.30 Wit, hingga sore tadi tak membuahkan hasil.

Fadli mengatakan, tim SRU 2, (speedboat TNI AL dan longboat masyarakat) tiba di Area Pencarian dan langsung melakukan penyisiran. Kemudian, pada pukul 09.30 Wit, SRU 1, SRU 3 dan SRU 4 tidak berhasil masuk di lokasi pencarian karena cuaca ekstrem sehingga tim memutuskan untuk berlindung di Desa Wainin.

“Setelah itu pada 13.30 WIT cuaca ekstrem di area pencarian I, III dan IV belum juga membaik, tim gabungan memutuskan untuk melakukan pencarian dari LKP menuju ke arah timur pulau sanana,”Jelas Fadli.

Akibat cuaca esktrim lanjut Fadli, tim gabungan kembali ke kota Sanana, ibu kota kabupaten kepulauan sula tepat pada pukul 16.30 wit, dan selanjutnya melaksanakan debreafing dengan hasil evaluasi yakni, Search Area yang tercover hanya area SRU 2. Sedangkan Area SRU 1, 3 dan 4 tidak dapat tercover dikarenakan faktor cuaca ekstrem.

“Operasi SAR Gabungan hari ke 2 dihentikan sementara dengan hasil nihil. Operasi SAR Gabungan akan dilanjutkan kembali pada besok Rabu (23/2/2022) pada pukul 07.30 WIT,”sambung dia.

Kemudian, lanjut Fadli, unsur yang terlibat dalam proses pencarian tersebut adalah Basarnas, Polairud Polres Kepsul, Pos AL Sula, BPBD Kepulauan Sula, Kodim 1510 Sula, KUPP Sanana, KP3, Kompi 1 Bataliyon B Pelopor Brimob, Masyarakat Desa Bruakol, Masyarakat Desa Bajo.

“Alat yang digunakan adalah RIB Basarnas 1 Unit, Speedboat Polairud 2 Unit, Speedboat Pos AL Sula 1 Unit, Longboat Masyarakat 7 Unit, RIB KUPP Sanana 1 Unit,”beber Fadli.

Fadli mengatakan bahwa berdasarkan rilis dari Badan Metrologi Kalimatologi dan Geofisika (BMKG) bahwa Cuaca Ekstrem di wilayah Perairan Kepulauan Sula berpotensi terjadi hingga 1 minggu kedepan.

Penulis: IkbalEditor: Redaksi