Transtimur.com– Kecelakaan laut kembali terjadi di perairan Kepulauan Sula (Kepsul), Maluku Utara tepatnya di perairan Desa Wainin, Kecamatan Sanana Utara.
Satu unit longboat yang mengangkut 20 penumpang yang merupakan warga Desa Buruakol, Kecamatan Mangoli Tengah dengan tujuan Sanana, Ibu Kota Kabupaten Kepulauan Sula. Longoboat tersebut kemudian dihantam ombak dan angin kencang hingga terbalik.
Penumpang yang selamat dievakuasi di Desa Wainin, sambil menunggu warga Wainin, tim sar dan pihak kepolisian melakukan pencarian penumpang lain yang belum temukan.
Salah satu penumpang yang selamat bernama Sarbin Soamole adalah warga Desa Bruakol ketika ditemui di desa Wainin, (21/2/2022) sekira pukul 02.52 Wit.
Sarbin mengatakan, longboat tersebut bergerak dari Desa Bruakol tujuan sanana sekira pukul 10.00 Wit, tepatnya di antara Pulau Mangoli dan Pulau Sulabesi dihantam ombak dan angin kencang sehingga yang mengakibatkan long boat terbalik.
Ia menjelaskan, loangboat tersebut mebawa penumpang berkisar 19 orang dan kopra 15 sak denga berat berkisar 1 ton lebih.
“Penumpang tadi 19 orang, yang belum ditemukan 7 orang, yang ditemukan tapi sudah meninggal 3 orang,”jelas Sarbin
Penumpang yang ditemukan dalam keadaan meninggal dunia yakni:
- Ismail Umasugi (meninggal)
- Marni Fokatea (warga Desa Nahi Meninggal)
- Haji Udin Sapsuha (meninggal)
- Fataha Tauda (meninggal)
Hingga berita ini tayang, Alia Fataruba masih dalam proses pencarian oleh tim sar, anggota Polres, Warga Desa Bajo dan Warga Desa Wainin. Pencariana selama kurang lebih 5 jam.












