Transtimur.com – Kapal Tol Laut KM Kendhaga Nusanatara 9 resmi beroperasi di Kabupaten Kepulauan Sula, Maluku Utara. Kapal tersebut sandar perdana di pelabuhan Malbufa, Kecamatan Sanana, pada Rabu (26/1/2022).
Pasalnya, KM Kendhaga Nusantara 9 sandar di pelabuhan Malbufa untuk memuat 800 batang (121 kubik) kayu olahan jenis meranti milik CV. Permata Indah (PI)
Direktur CV. Permata Indah, Sarmin Duwila, ketika di wawancarai transtimur.com di kediaman pribadinya Rabu (2/2/22), mengakui bahwa Kapal Tol KM Kendhaga Nusanatara 9 telah memuat kayu olahan jenis meranti miliknya sebanyak 121 kubik 800 batang.
“Yang kami muat kemarin itu 121 Kubik, itu 800 potong lebih menggunakan 9 kontainer. untuk tonnya tidak bisa dihitung karena kayu ada yang berat dan ada yang ringan,”kata Sarmin Duwila.
Lanjut Sarmin, sumber kayu yang diproduksi, itu dari Lahan Hutan Hak milik Desa Malbufa.
“Sumber kayu ini, untuk sementara dari hutan hak Desa Malbufa sendiri, belum bergeser tempat lain, dan Hamdullah sudah pemuatan perdana, “ungkapnya.
Sarmin bilang, perusahan yang dikelola itu sudah mengantongi Surat Izin Penyelenggaraan Optikal (SIPO).
“SIPO pemuatan kayu itu di buka sejak tanggal 13 bulan 11 2021 kemarin, cuman karenan menyangkut dengan kontener belum tiba disini sehingga kami harus sabar, “ujar dia.
Sarmin berharap, kedepan kita orang Sula bisa gunakan Kapl Tol Laut ini sebaik mungkin, karena kapal ini terbuka untuk semua Orang Sula, siapa pun yang berbisnis boleh gunakan Tol Laut.
“Dengan hadirnya Tol Laut ini muda-mudahan bisa menekan turunnya harga barang, dan harga hasil bumi bisah naik, agar kesejahteraan Masyarakat Sula bisa tercapai,” Imbuhnya.












