Halteng, Transtimur.com – Bupati Kabupaten Halmahera Tengah, Ikram Malan Sangadji, menghadiri sekaligus membuka dengan resmi kegiatan pelatihan Peningkatan Kapasitas Pengurus (KDKMP) Tahun 2025.
Kegiatan yang berlangsung di sekolah Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Weda, Kabupaten Tengah, bertujuan sebagai upaya meningkatkan kompetensi dan peran pengurus dalam mendukung pembangunan daerah, Sabtu (27/12/2025). Tema dalam kegiatan ini, “SDM dan Talenta Unggulan Menuju Indonesia Emas 2045”.
Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan apresiasi serta ucapan terima kasih, kepada penyelenggara, terutama kepada Panitia, Dinas Koperasi dan UMKM, baik tingkat Kabupaten maupun Provinsi, atas terselenggaranya kegiatan tersebut.
Lebih lanjut, Bupati Ikram menjelaskan bahwa program ini merupakan salah satu implementasi langsung dari Asta Cita bapak Presiden. Selain itu, program ini juga didukung penuh oleh kolaborasi antara pemerintah pusat, kementerian, pemerintah daerah, hingga TNI, yang bersama-sama untuk mempercepat implementasi koperasi desa merah putih.
“Keberadaan Kopdes memiliki peran yang sangat strategis dalam menggerakkan roda ekonomi di desa. Oleh karena itu, melalui pelatihan ini, saya berharap Bapak dan Ibu sekalian dapat memperdalam pemahaman mengenai tata kelola manajemen yang transparan, akuntabel, dan inovatif,” ujar Bupati kepada seluruh peserta pelatihan dan tamu undangan.
Bupati juga menjelaskan, mengenai rencana optimalisasi pembangunan fisik infrastruktur Gerai dan Gudang dan dititik lainnya, seperti di Waikop yang sudah dibangun, ini bertujuan agar koperasi memiliki basis operasional yang kuat. Selain itu, Bupati tekankan bahwa jika dalam satu koperasi desa mengalami kendala, akan diberlakukan sistem kemitraan dengan koperasi desa lain yang sudah berjalan stabil agar pertumbuhan ekonomi merata di 61 desa.
“Maksud dan tujuan Pak Presiden ini membentuk koperasi karena ekonomi kerakyatan itu ada di desa. Kenapa ada di desa? Karena masyarakatnya ada di desa,” jelasnya.
Strategi Menggerakkan Ekonomi Desa Melalui Pemberian Insentif

Di kesempatan tersebut, tak hanya Kopdes Merah Putih yang digerakkan, akan tetapi Bupati Ikram juga menyebutkan mengenai program insentif pemerintah Daerah yang diusung oleh Bupati dan Wakil Bupati Halmahera Tengah (IMS-ADIL) yaitu insentif ibu hamil, insentif ibu menyusui, dan insentif lansia. Ia memastikan, bahwa program ini akan diperuntukkan besar di tingkat desa.
“Awalnya direncanakan atau berjalan setiap 4 bulan sekali dengan nominal Rp2 juta per tahap. Namun, dilakukan kebijakan untuk mempercepat pencairan menjadi setiap 2 bulan sekali agar manfaatnya lebih cepat dirasakan masyarakat,” ujarnya.
Bupati kembali menekankan bahwa pemerintah daerah selaku bagian dari pemerintah di Republik Indonesia ini, memastikan agar koperasi Desa Merah Putih dipastikan tetap jalan.
“Kenapa harus jalan? karena ini direktif Presiden yang tertuang di dalam Asta cita presiden,” tegasnya.
Bupati Halmahera Tengah juga mengingatkan untuk tetap menjaga empati dan solidaritas kemanusiaan disaat masyarakat atau daerah lain terdampak bencana banjir. Ia menekankan jajarannya untuk tetap fokus bekerja dan tidak bersukaria secara berlebihan.
Pemerintah daerah memastikan, agar 61 koperasi desa merah putih yang terbentuk tidak hanya sekadar nama, tetapi menjadi pilar ekonomi kerakyatan sesuai dengan visi pembangunan desa yang berkelanjutan.
Demikian, melalui kegiatan tersebut diharapkan dapat memperkuat kelembagaan KDKMP agar lebih profesional, efektif, dan berkontribusi positif bagi masyarakat Kabupaten Halmahera Tengah.












