Halteng, Transtimur.com – Pemerintah Kabupaten Halmahera Tengah (Halteng) Maluku Utara, melalui bagian BKPDSM gelar kegiatan penutupan orientasi PPPK formasi Tahun 2023.
Kegiatan yang berlangsung di aula kantor bupati Halteng itu, dihadiri Pj. Sekretaris Daerah, Para Staf Ahli, Para Assisten, Para Pimpinan OPD, Para Undangan, serta Para Peserta Orientasi PPPK. Pada, Kamis (10/10/2024).
Pj. Bupati Bahri Sudirman dalam sambutannya menyampaikan, selamat kepada semua peserta orientasi PPPK dan sukses atas dedikasi dan prestasi dalam menyelesaikan seluruh rangkaian penyelenggaraan orientasi yang diselenggarakan selama 15 hari dari.
“Bapak ibu dilatih untuk menjadi pribadi yang berwawasan, mindset yang baik, dan memiliki karakter yang tangguh,” katanya.
Selain itu pastinya, selama berlangsungnya pelaksanaan orientasi ini banyak hal-hal positif yang dapat diambil hikmahnya bagi saudara/saudari ke depan.
Dalam pelaksanaan orientasi ini, Saudara/i dipertemukan untuk saling mengenal, baik antar sesama peserta, peserta dengan penyelenggara.
“Saya yakin dan percaya bahwa niat kita saling mengenal disini memiliki tujuan positif yaitu mewujudkan kelangsungan kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara menuju cita-cita luhur Negara Kesatuan Republik Indonesia,” ucapnya.
“Oleh karena itu, niat luhur inilah yang mutlak harus kita tanamkan melalui benak pribadi kita masing-masing, dan sekaligus kita aplikasikan melalui tindakan riil kita dalam mendukung pekerjaan dan tugas pokok kita sebagai abdi negara dan abdi masyarakat,” tambahnya.
Menurutnya, menyikapi dinamika dan perkembangan yang semakin pesat saat ini, penyelenggaraan pemerintahan senantiasa difokuskan pada pembangunan sumber daya manusia.
Selain hal tersebut, pemerintah juga perlu mempersiapkan strategi terhadap fenomena revolusi industri saat ini, bonus demografi maupun menghadapi Indonesia Emas 2045.
“Tantangan terbesar bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam menghadapi hal tersebut adalah peningkatan sumber daya manusia (SDM). Jajaran ASN dituntut untuk lebih inovatif dalam melakukan pelayanan publik,” ujarnya.
Ia juga menambahkan, Kemajuan teknologi informasi dan komunikasi di satu sisi harus disikapi untuk meningkatkan nila tambah dalam melayani masyarakat.
Disisi yang lain tetap berpedoman pada nilai-nilai Pancasila supaya jati diri bangsa di tengahtengah arus global yang terus bergerak tetap terjaga.
Cita-cita untuk menjadikan Indonesia terlibat dalam arus Revolusi Industri 4.0 sangat tergantung pada kemampuan Sumber Daya Manusia (SDM) dalam penguasaan dan pemanfaat ilmu pengetahuan dan teknologi melalui inovasi dalam pelayanan kepada publik.
Dengan demikian para peserta Orientasi PPPK harus mampu berfikir secara kritis dan terbuka terhadap perkembangan zaman yang semakin modern dan mampu berinovasi secara konsisten dalam melakukan pelayanan kepada publik.
“Demikian beberapa hal yang dapat saya sampaikan semoga bermanfaat. Satu hal lagi yang tidak kalah pentingnya saya sampaikan kepada peserta Orientasi PPPK harus bisa menjadi contoh teladan yang baik bagi generasi PNS/ASN dimasa yang akan datang yang selalu mempedomani peraturan perundang-undang dalam setiap melaksanakan tugas dan fungsi, bekerja cerdas dan berprestasi, serta selalu menjaga silaturahmi dan komitmen persaudaraan, meskipun Saudara/i bertugas di lain tempat,” jelasnya.
Dalam kesempatan yang sama Kaban BKD, Arman Alting dalam sambutannya mengatakan, Pelaksanaan orientasi PPPK di lingkungan Pemerintah Kabupaten Halmahera Tengah yang dilaksanakan selama 15 hari, mulai tanggal 23 September sampai 07 Oktober 2024, telah berlangsung dengan tertib dan lancar.
“Hal ini dapat berhasil berkat partisipasi dan kerjasama yang baik dari seluruh peserta, Panitia dan semua unsur terkait,” ungkapnya.
Seluruh materi orientasi yang berjumlah 70 jam pelajaran terdiri dari 45 jam pelajaran melalui sistem MOOC dan 25 jam pelajaran yang disampaikan oleh pejabat struktural di lingkungan Pemerintah Kabupaten Halmahera, dilaksanakan melalui ceramah umum.
“Peserta yang mengikuti orientasi berjumlah 354 orang dinyatakan LULUS 100 Yo, walaupun sebagian dari peserta ada yang remidial,” tambahnya.














