Sanana,- Duka menyelimuti keluarga SS (25 tahun), warga Desa Bruakol, Kepulauan Sula, Maluku Utara. SS diduga menjadi korban pengeroyokan oleh Orang Tak Dikenal (OTK) pada Kamis (27/6/2024) dini hari, yang mengakibatkannya meninggal dunia di RSUD Sanana.
Peristiwa tragis ini terjadi sekitar pukul 05.00 WIT saat SS dan dua temannya, Armin Lakaumba warga Desa Buaya, dan Mama Umaternate, Warga Desa Wailab, Kecamatan Mangoli Selatan dalam perjalanan pulang dari acara pernikahan di Desa Paslal, Kecamatan Mangoli Tengah.
Menurut keterangan Suryani Sapsuha, kakak korban, SS mengalami penganiayaan brutal yang menyebabkannya koma. Korban segera dilarikan ke RSUD Sanana untuk mendapatkan pertolongan medis. Namun, pada pukul 20.30 WIT, SS menghembuskan nafas terakhirnya.
Keluarga korban, yang dirundung duka mendalam, mendesak Polres Kepulauan Sula untuk segera menangkap pelaku dan menegakkan keadilan. Mereka telah melaporkan kejadian ini ke pihak kepolisian dengan Surat Tanda Terima Laporan Polisi Nomor: STTLP/106/VI/2024/SPKT.
Kasus ini masih dalam proses penyelidikan oleh Polres Kepulauan Sula. Kasat Reskrim Polres Kepulauan Sula, Iptu Rinaldi Anwar, melalui aplikasi Whatsapp, menyatakan bahwa pihaknya masih berada di lokasi kejadian perkara (TKP) di Desa Paslal, dan Desa Bruakol, Kecamatan Mangoli Tengah.
Kronologis Kejadian:
Berdasarkan informasi dari salah satu warga Desa Paslal, pada malam itu, terdapat acara pesta ronggeng di desa tersebut. Namun, acara tersebut dihadiri oleh tamu tak diundang, yaitu warga dari Desa Capalulu dan Desa Kaporo. Acara pesta ronggeng ditutup pada pukul 03.00 WIT, dan para tamu undangan, termasuk dari Desa Kaporo, Burakol, Capalulu, dan Paslal, telah kembali ke kampung halaman masing-masing.
Diduga, SS tiba di Desa Paslal setelah acara pesta ronggeng selesai. Pengeroyokan terhadap SS terjadi di jalan kuburan menuju Desa Bruakol, tepat di ujung Desa Paslal. Masyarakat Desa Paslal mengaku tidak mengetahui kejadian tersebut.
Upaya Penegakan Hukum:
Polres Kepulauan Sula saat ini sedang berusaha mengumpulkan informasi lebih lanjut dan mengonfirmasi berita ini. Diharapkan pihak berwenang dapat segera mengungkap kasus ini, menangkap pelakunya, dan memberikan keadilan bagi korban dan keluarga yang ditinggalkan.












