Transtimur.com – Pemuda asal Desa Kawata Kecamatan Mangoli Utara Timur Kabupaten Kepualaun Sula Darlan Umasugi yang pernah menjadi petani Kopra kini membuka usaha.
Darlan Umasugi kepada Transtimur Media Group (TMG) menyampaikan, pihaknya pernah bekerja sebagai petani kopra selama bertahun-tahun semenjak dirinya masih menduduki di bangku pendidikan SMP hingga SMA.
Dari situ, pihaknya termotivasi dengan kehidupannya yang pas-paspasan dan hanya bermodal keberanian, ia berupaya untuk membuka usaha untuk meringankan pekerjaannya yang sesuai dengan kondisi yang dimiliki.
“Namun dengan kekurangan fisik yang saya miliki, saya berupaya bangkit untuk membuka usaha tempat Pangkas Rambut di Desa Fagudu Kecamatan Sanana,”imbuhnya
Darlan menceritakan, pihak hanya bermodal berani untuk melakukan kegiatan pangkas rambut pada anak-anak, remaja hingga orang dewasa, meski memiliki kekurangan pada fisiknya, yakni pada bagian kaki.
Darlan yang sering di sapa Geri ini juga menjelaskan, pihaknya berlatar belakang keluarga yang berkehidupan kecukupan, namun karena atas izin Allah pihaknya bisah menjadi seperti sekerang ini.
“Alhamdulilah, atas izin allah beta (saya) bisah jadi seperti ini,”ungkapnya dengan raut wajah sedih
Geri bilang, harga pangkas rambut tersebut hanya mengikuti harga yang secara umumnya, yakni anak-anak dan Remaja Rp.15.000 serta Dewasa Rp.20.000.
“Saya kerja pangkas rambut ini, sudah sekitar 6 tahun dan allhamdulillah saya bisah bangkit,”tutupnya sembari mengucapkan terima kasih kepada seluru teman-teman Pers Sekepulauan Sula. Maradona












