Dua Proyek Dengan Nilai Rp 16 Miliar di Sula Dikuasai Perusahan Asal Sulawesi

Jalan Kaporo-Capalulu

Transtimur.com – Pemda Kabupaten Kepulauan Sula, Provinsi Maluku Utara melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penata Ruang (PUPR) telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp 16 miliar.

Anggaran miliaran rupiah tersebut dialokasikan untuk pembangunan peningkatan jalan Waitina-Kou dan peningkatan Jalan Kaporo-Capalulu (HRS Base).

Mirisnya, dua proyek dengan aggaran sebesar Rp 16 miliar itu dimenangkan satu perusahan yakni CV. Nusa Utara Mandiri.

Nusa Utara Mandiri ini beralamat di Perumahan Poligriya Indah Blok G No 18 Kelurahan Kairangi, Kota Manado, Provinsi Sulwesi Utara (Sulut).

Berdasarkan hasil penelusuran melalui Wesbite resmi Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) pada Rabu (8/7/2023) telah ditemukan, perusahan dari luar Maluku Utara itu telah menang tender proyek dengan nilai Rp 16 miliar.

Dua proyek peningkatan jalan itu masing-masing, proyek peningkatan jalan Waitina-Kou, Kecamatan Mangoli Timur dengan nilai kontrak sebesar Rp Rp. 11.012.773.410,29.

Kemudian proyek peningkatan jalan Kaporo-Capalulu (HRS Base) dengan nilai kontrak sebesar Rp Rp. 5.535.612.132,47.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penata Ruang (PUPR), Jainudin umaternate ketika di konfirmasi Transtimur Media Grup (TMG) di ruang kerjanya Kamis (21/7/2022) siang tadi.

Ia mengatakan, proyek peningkatan jalan Waitina-Kou itu dikerjakan dengan panjang Rp 4,800 Km. Sedangkan jalan Kaporo-Capalulu akan dikerjakan sepanjang 200 Kilo meter (Km).

Berdasarkan hasil penelusuran wartawan Transtimur Media Grup(TMG) pada Sabtu (4/2/2023) menemukan pekerjaan jalan Kaporo-Capalulu masih sama seperti tahun 2021 yakni hnya cair 30 persen alias pekerjaan tidak selesai.

Sekedar diketahui proyek pembangunan jalan Kaporo-Capalulu dianggkar melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) Tahun 2021 senilai Rp 7 miliar pekerjaan tidak tuntas atau anggaran hanya cair 30 persen.

Kemudian jalan tersebut kembali mendapat kucuran anggaran DAK Tahun anggaran 2022 senilai Rp 2 miliar, itu pun sama yakni anggarannya hanya cair uang muka dan pekerjaan tidak tuntas.

Penulis: Maradona